Mind Programming: Cara Membentuk Pikiran Sesuai Yang Diinginkan 1

Pada postingan sebelumya kita sudah membahas seputar mind technologi, yang berbicara seputar kecanggihan pikiran manusia baik secara hardware (otak) maupun software (akal pikiran).

Nah pada tulisan kali ini, sebagai lanjutannya, kita akan membahas tentang mind programming. Sebuah istilah yang saya gunakan untuk menjelaskan tentang proses menciptakan berbagai program-program dalam pikiran.

Sudah siap? Yukk simak sampai kelar ya…

Apa Itu Mind Programming?

Mind Programming adalah sebuah proses membentuk atau membuat program-program positif di dalam pikiran sesuai dengan yang diinginkan. Dan menghapus program-program jahat yang menghambat dan tidak memberdayakan.

Layaknya pemrograman komputer, pikiran juga bisa diprogram dan di-reprogram untuk mendapatkan fungsi tertentu yang kita inginkan.

Sejanak coba bayangkan seorang programmer komputer. Dengan keahliannya, ia bisa menciptakan sebuah program atau aplikasi di dalam komputer itu sesuai dengan yang diinginkannya. Dan kemudian setelah jadi, program itu akan berjalan dengan sendirinya sesuai dengan fungsinya.

Nah, begitupun pemrograman pikiran.

Perlu dipahami bahwa kita hidup dan menjalani kehidupan ini, semuanya bergantung pada program-program yang tertanam di dalam pikiran kita. Jika programnya baik, maka baik pulalah cara kita menjalani hidup.

Sebaliknya, jika program itu bersifat malware (negatif), maka ia akan menghambat kinerja sang empu.

Contoh-contoh Program Baik dan Jahat dalam Pikiran

Jika dalam komputer, program-program yang dihasilkan itu bisa berupa aplikasi, di internet seorang programmer bisa membuat website sesuai dengan yang diinginkannya, maka dalam pikiran, program-program itu berupa sebagai berikut:

  1. Kebiasaan
    Sesuatu yang dilakukan secara otomatis dan berulang-ulang. Proses ini sudah tertanam begitu dalam di pikiran bawah sadar sehingga, untuk melakukannya tidak perlu lagi menggunakan pikiran sadar (logika).

    Contohnya: menyetir mobil, membuka pintu, bangun pagi, dan lain sebagainya.
  2. Keyakinan
    Sesuatu yang kita percaya sepenuhnya, meski tidak masuk akal. Sama seperti kebiasaan, keyakinan juga tidak membutuhkan logika pikiran sadar. Tetapi sepenuhnya adalah kinerja pikiran bawah sadar.

    Contoh: Kita yakin bahwa Tuhan itu ada. Kita percaya 100%. Meski sebenarnya kita belum pernah melihat. Sehingga pikiran sadar tidak bisa menjelaskannya dengan logika.
  3. Value (nilai-nilai)
    Hal-hal yang kita junjung tinggi, dan kita jadikan sebagai prinsip untuk menjalani hidup. Seperti kejujuran, kedisiplinan, rendah hati dlsbg.
  4. Respon
    Cara kita bereaksi terhadap berbagai keadaan. Hal ini juga umumnya adalah program pikiran bawah sadar.

    Contohnya: jika kesundut api, secara otomatis, kita merespon dengan cepat untuk menghindar.
  5. kreativitas/Imajinasi
    Imajinasi juga adalah program yang ada di dalam pikiran bawah sadar. Ini adalah kemampuan seseorang dalam menciptakan hal-hal baru dalam pikirannya. Orang yang kreatif, menjadi kreatif sebab ada program dalam dirinya yang membuatnya mampu berpikir secara liar dan mengeksplorasi pikirannya dengan bebas. Sehingga kerap ia menemukan solusi dari permasalahan yang ada secara tak terduga.
  6. Fobia/trauma
    Fobia atau trauma adalah jenis program yang sifatnya negatif (malware) dalam diri kita. Ini adalah ketakutan secara berlebih terhadap hal-hal tertentu, yang sejatinya tidak perlu untuk ditakuti.

    Seperti misalnya, ada orang fobia kucing, ini menunjukkan adanya program salah yang tertanam di pikirannya tentang kucing. Program itu bisa saja didapat ketika masa kecil ia pernah di-cakar oleh kucing.
  7. Emosi
    Ada sesuatu hal menyebabkan suatu jenis emosi tertentu. Misalnya ada orang yang jika hujan cenderung merasa bahagia, ini karena ada program tertentu di pikirannya yang membuatnya demikian.

    Contoh lain, ada orang yang senang dengan bau-bau tertentu, seperti bau tanah, bau buku lama, bau bensin, dan lain sebagainya. Sebenarnya mereka bukan menyukai bau tersebut, melainkan adanya memori yang berhubungan dengan bau-bau tersebut yang terpanggil setiap kali ada pemicunya. Ini adalah sebuah program yang bisa positif bisa negatif.
  8. Memori
    Seperti halnya, emosi, memori juga kerap menjadi program dipikiran sebab memori tersebut kadang diberi makna sesuai dengan individu tersebut.

    Contoh, ada orang yang tidak suka dengan kelompok orang tertentu. misalnya seorang wanita yang tidak suka dengan anak band. Bisa jadi ia punya memori pengalaman buruk dengan anak band dulu, sehingga muncul program di pikirannya bahwa semua anak band itu tidak baik.

Sebenarnya masih banyak contoh-contoh program dalam pikiran seseorang itu jika dijelaskan satu per satu, namun hal diatas sudah mewakili, dan umum dialami oleh setiap orang.

Bahasa Pemrograman Pikiran

Untuk membuat sebuah program, Seorang programmer pikiran juga memiliki banyak bahasa pemrograman.

Jika dalam dunia komputer, bahasa pemrograman itu adalah HTML, CSS, Javascript, PHP dan lain sebagainya, maka dalam dunia pikiran bahasa pemrograman itu adalah dengan hipnosis dan NLP.

Hipnosis adalah sebuah keahlian untuk masuk ke dalam pikiran bawah sadar seseorang dan kemudian memberikan sugesti sesuai dengan yang diinginkan.

Lebih detail mengenai apa itu hipnosis, di sini.

Sementara NLP singkatan dari Neuro Linguistik Programming. Pemrograman pikiran melalui linguistik (bahasa). Bisa dikatakan NLP adalah bahasa pemrograman yang paling advance dan juga manjut.

Di dalam NLP ada banyak teknik dan metode yang bisa dilakukan untuk membantu melakukan pemrograman pikiran dengan mudah. Nanti akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Jangan sampai ketinggalan, karena itu anda bisa subscribe untuk dapat update artikel terbaru langsung di email anda. GRATIS!

Author

Blogger & content writer. Menulis seputar bisnis, marketing, personal growth, konten marketing, career dan hal-hal menarik lainnya. Suka ke warung kopi. Tapi tak begitu suka kopi.

Write A Comment

error: Content is protected !!