Apa itu Hipnotis – Anda mungkin sudah sering mendengar kata hipnotis. Tapi apakah anda benar-benar sudah mengetahui apa itu hipnotis yang sebenarnya.

Atau jangan-jangan anda masih salah paham mengenai hipnotis.

Selama ini masih banyak orang yang menyalah-pahami apa itu hipnotis. Umumnya orang masih menganggap hipnotis itu adalah ilmu hitam yang digunakan untuk kejahatan.

Terlebih lagi, begitu banyak tindak kejahatan jalanan yang mengatasnamakan hipnotis.

So, sebenarnya apa itu hipnotis?

apa itu hipnotis

Mari kita bongkar sama-sama…

Kesalahpahaman Tentang Hipnotis

Ada banyak kesalahpahaman orang tentang hipnotis. Tapi yang paling umum hanya ada 2 yang terbesar.

Yaitu:

  1. Hipnotis adalah ilmu pikiran
  2. Hipnotis adalah menguasai kesadaran

Begitulah orang menganggap. Padahal totally keliru.

1. Hipnotis adalah ilmu pikiran

Untuk memahami hal ini, terlebih dahulu anda mesti tau perbedaan antara hipnotis dengan hipnosis.

Apa yang selama ini kita anggap sebagai keilmuan hipnotis sebenarnya adalah hipnosis.

Jadi apa bedanya antara hipnotis dan hipnosis?

Simplenya begini:

Hipnosis adalah (ilmu) proses menembus pikiran bawah sadar seseorang. Sementara hipnotis adalah orang yang punya keahlian hipnosis dan melakukan proses hipnosis kepada seseorang.

Seperti halnya gitar dan gitaris. Gitar adalah alatnya. Gitaris adalah pelakunya.

Hipnotis adalah orangnya, Hipnosis adalah ilmunya (prosesnya).

Belajar Hipnotis #1

Jadi adalah keliru jika seseorang mengatakan, “Dia melakukan hipnotis kepada saya.”

2. Hipnotis untuk menguasai kesadaran seseorang.

Ini juga adalah kesalahpahaman yang banyak orang lakukan. Mereka mengira bahwa hipnotis/hipnosis berarti menguasai kesadaran seseorang.

Dan hanya untuk menguasai kesadaran seseorang.

Faktanya tidaklah begitu. Hipnosis sama sekali tidak membuat orang kehilangan kesadaran. Sehingga literally tidak bisa dipakai untuk kejahatan.

Penggunaan hipnosis juga bukan hanya untuk hiburan, membuat orang lupa nama, dan lain sebagainya.

Hipnosis tidak kehilangan kesadaran. Dan digunakan untuk banyak hal.

Belajar Hipnotis #2

Definis Hipnotis dan Hipnosis

Karena sudah paham bedanya antara hipnotis dan hipnosis, secara otomatis definisi hipnotis sudah terjawab.

Yakni, orang yang melakukan proses hipnosis.

Nah, sekarang yang perlu dipelajari adalah definis mengenai hipnosis.

Ada banyak definisi hipnotis menurut para guru/tokoh di bidang ini. Karena itu jika mencari mengenai definisi hipnotis dan hipnosis, maka anda akan menemukan banyak sekali versi.

Berikut beberapa diantaranya:

Hipnosis adalah kondisi seseorang yang fokus, menurunya kesadaran perifer, dan meningkatnya kemampuan untuk merespon sebuah sugesti. (Wikipedia)

Hipnosis adalah proses penurunan gelombang otak dari beta ke alfa dan theta, yang diikuti dengan sugesti. (Adi W. Gunawan)
Hipnosis adalah komunikasi yang berhasil.
Hipnosis Adalah seni berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar
Hipnosis adalah peralihan dari pikiran sadar ke pikiran bawah sadar.

Itulah beberapa definisi hipnosis yang ada. Namun sebenarnya semua definisi itu benar. Hanya redaksi kalimatnnya saja yang berbeda.

Agar lebih paham saya akan merangkumnya di sini:

“Hipnosis adalah proses menyampaikan pesan dan sugesti (komunikasi) kepada pikiran bawah sadar seseorang. Dengan cara menurunkan aktifitas gelombang otaknya, sehingga pikiran sadar dan faktor kritisnya menjadi melemah dan yang aktif adalah pikiran bawah sadarnya. Dalam kondisi yang seperti ini, proses komunikasinya pasti akan berhasil.”

Definisi Hipnosis – Belajar Hipnotis #3

Sejarah Hipnotis dan Hipnosis

Kata hypnosis sebenarnya berasal dari nama dewa tidur Yunani; Hypnos.

Kata ini diperkenalkan pertama kali oleh Dr. James Braid untuk menggambarkan praktek pengobatannya, yang menggunakan kekuatan sugesti untuk menyembuhkan pasien. Pada tahun 1843.

Namun pada tahun 1847, Dr. James Braid, menemukan bahwa penggunaan kata hipnosis kurang tepat. Sebab semua proses penyembuhan waktu itu bisa dilakukan tanpa tidur.

Sehingga ia ingin mengganti kata hipnosis menjadi “monodeism” yang berarti fokus dan konsentrasi pada satu jenis pikiran.

Namun sayang kata hipnosis sudah terlanjut populer kala itu, sehingga itulah yang dikenal sampai hari ini.

Namun, meski istilah hipnosis pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Braid. Praktek hipnosis untuk kesembuhan sudah berlangsung sejak ribuan tahun sebelumnya.

Praktek identik hipnosis ditemukan pada zaman Babilonia kuno (4000 tahun SM). Data arkeologis menunjukkan adanya praktik penggunaan sugesti kata-kata untuk menyembuhkan penyakit.

Salah satu tokoh modern yang kemudian menjadi bapak hipnosis modern adalah Milton H. Ericson. Erickson berpendapat bahwa kondisi hypnosis (hypnosis state) atau trance adalah peristiwa alamiah yang kita alami sehari-hari.

Bagaimana Proses Hipnosis Berlangsung?

Proses hipnosis terjadi dalam banyak hal. Termasuk yang kita sengaja maupun yang kita tidak sengaja.

Setiap informasi yang masuk ke pikiran bawah sadar, maka itulah proses terjadinya hipnosis.

Sebagai contoh, anda melihat sebuah iklan sepeda motor. Kemudian dari iklan itu anda menjadi tahu apa saja kelebihan sepeda motor tersebut, kemudian anda tergerak untuk membelinya.

Nah itu artinya pesan yang disampaikan oleh si pembuat iklan tersebut berhasil masuk ke pikiran bawah sadar anda.

Contoh lain, anda menonton film india. Dan tanpa sadar anda ikut menangis karena adegannya begitu menyentuh.

Itu artinya anda telah terhipnosis oleh film india tersebut.

Diikutinya oleh adanya reaksi bawah sadar…

Bagaimana mengetahui sebuah informasi itu masuk ke pikiran bawah sadar?

Jawabannya sederhana!

Ada reaksi bawah sadar yang mengikuti pesan tersebut. Misalnya contoh diatas, anda melihat iklan sepeda motor, kemudian bawah sadar anda bereaksi untuk membeli sepeda motor itu.

Begitupun ketika menonton film india. Reaksi bawah sadar selanjutnya adalah anda menangis.

Mari kita mengambil contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Anda menyuruh anak anda untuk membeli sesuatu di warung. Kalau reaksinya adalah menolak, berarti proses komunikasi anda tidak berhasil.

Sebaliknya jika anak tersebut langsung saja bergegas, maka itulah reaksi bawah sadar yang menandakan proses hipnosis itu berhasil.

“Proses hipnosis yang berhasil diikuti oleh adanya reaksi bawah sadar.”

Belajar Hipnotis #4

Jenis-Jenis Hipnosis

Secara umum jenis-jenis hipnosis adalah sebagai berikut:

1. Natural Hipnosis

Adalah hipnosis yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang tidak kita sadari.

Seperti halnya contoh menonton film India di atas.

Menurut Online Psychology Degree Guide, setidaknya semua orang mengalami paling sedikit 2 kali natural hipnosis dalam kehidupan sehari-hari.

Faktanya bisa lebih dari itu. Contoh sederhana adalah ketika kita membaca buku, atau ketika mendengar lagu, atau ketika sedang berkendara dan tiba-tiba kita sudah sampai saja di tujuan, tanpa berasa proses perjalannya.

2. Induction Hypnosis

Induction hipnosis adalah hipnosis yang dilakukan secara sengaja untuk berbagai tujuan. Umumnya untuk proses hiburan dan terapi.

Dalam hal inilah, kita melakukan penurunan gelombang otak dari beta ke alfa dan theta.

3. Self Hypnosis

Self hypnosis berarti hipnosis yang dilakukan terhadap diri sendiri. Biasanya dilakukan untuk berbagai keperluan seperti motivasi, menghilangkan kebiasaan buruk, maupun untuk mengubah prilaku tertentu.

Berbeda dengan induction hypnosis, self hypnosis dilakukan tanpa proses induksi.

Hanya menggunakan self-talk untuk memberikan sugesti terhadap diri sendiri.

4. Covert Hypnosis (Hipnosis terselubung)

Covert hypnosis identik dengan conversational hypnosis. Artinya hipnosis yang dilakukan dalam proses berkomunikasi sehari-hari, namun secara tidak nampak.

Tujuannya adalah menyampaikan pesan-pesan khusus langsung kepada pikiran bawah sadar tanpa disadari oleh si pikiran sadar.

Biasanya digunakan dengn menggunakan pola-pola bahasa tertentu. Yang oleh para praktisi hipnosis dikenal dengan “Hypnotic Pattern Language” (Pola bahasa hipnotic).

Pemanfaatan Ilmu Hipnosis

Seperti yang sudah saya sebutkan, hipnosis bukan hanya digunakan untuk hiburan semata.

Pada prakteknya ada banyak aspek dimana keilmuan hipnosis bisa diaplikasikan.

Berikut beberapa diantaranya:

  • Stage Hipnosis: Digunakan untuk pertunjukan dan hiburan diatas panggung.
  • Hipnoterapi: Digunakan dalam proses terapi penyakit psikis dan psikosomatik.
  • HipnoSelling: Hipnosis digunakan dalam dunia bisnis untuk meningkatkan penjualan.
  • HipnoWriting: Membantu para penulis dan copywriter (Penulis iklan) dalam membuat tulisan dan kata-kata yang menembus bawah sadar.
  • HipnoAnastesi: Digunakan sebagai pengganti obat anastesi dalam dunia kedokteran dan keperawatan
  • HipnoTeaching: Digunakan oleh para guru, pengajar, dosen untuk menyampaikan materi yang berdampak.
  • HipnoPublic Speaking: Membantu mengatasi berbagai masalah dalam public speaking dan tampil memukau di depan umum
  • HipnoForensik: Digunakan di dunia kepolisian untuk mengungkap kasus-kasus yang sulit ditemukan.
  • HypnoParenting: Untuk orang tua agar mampu mendidik anak-anak dengan cara-cara yang benar.
  • Hypnoleadership: Menggunakan prinsip-prinsip hipnosis untuk mempengaruhi team, bawahan maupaun orang lain.
  • Dan masih banyak lagi…

Ingin Belajar Hipnosis Lebih Lanjut Agar Menjadi Seorang Hipnotis Handal?

Jika anda ingin belajar lebih lanjut mengenai hipnotis dan hipnosis, anda bisa mengikuti pelatihan Jago Hipnotis kami di kota anda.

Atau mengambil kelas private agar dibimbing secara langsung face to face, sehingga anda bisa menjadi seorang hipnotis yang benar-benar handal.

Dari sini, anda sudah paham apa itu hipnotis, selanjutnya ditangan anda!

Ingin belajar hipnotis? Hubungi kami via WA: 0821-8789-0423

Author

Blogger & content writer. Menulis seputar bisnis, marketing, personal growth, konten marketing, career dan hal-hal menarik lainnya. Suka ke warung kopi. Tapi tak begitu suka kopi.

Write A Comment