Self Development

Kumpulan artikel tulisan seputar sains dan tips produktivitas yang berbeda dari yang lainnya.

apa itu hipnotis

Apa Itu Hipnotis? Ini Definisi, Sejarah, Jenis & Manfaatnya!

Apa itu Hipnotis – Anda mungkin sudah sering mendengar kata hipnotis. Tapi apakah anda benar-benar sudah mengetahui apa itu hipnotis yang sebenarnya.

Atau jangan-jangan anda masih salah paham mengenai hipnotis.

Selama ini masih banyak orang yang menyalah-pahami apa itu hipnotis. Umumnya orang masih menganggap hipnotis itu adalah ilmu hitam yang digunakan untuk kejahatan.

Terlebih lagi, begitu banyak tindak kejahatan jalanan yang mengatasnamakan hipnotis.

So, sebenarnya apa itu hipnotis?

apa itu hipnotis

Mari kita bongkar sama-sama…

Kesalahpahaman Tentang Hipnotis

Ada banyak kesalahpahaman orang tentang hipnotis. Tapi yang paling umum hanya ada 2 yang terbesar.

Yaitu:

  1. Hipnotis adalah ilmu pikiran
  2. Hipnotis adalah menguasai kesadaran

Begitulah orang menganggap. Padahal totally keliru.

1. Hipnotis adalah ilmu pikiran

Untuk memahami hal ini, terlebih dahulu anda mesti tau perbedaan antara hipnotis dengan hipnosis.

Apa yang selama ini kita anggap sebagai keilmuan hipnotis sebenarnya adalah hipnosis.

Jadi apa bedanya antara hipnotis dan hipnosis?

Simplenya begini:

Hipnosis adalah (ilmu) proses menembus pikiran bawah sadar seseorang. Sementara hipnotis adalah orang yang punya keahlian hipnosis dan melakukan proses hipnosis kepada seseorang.

Seperti halnya gitar dan gitaris. Gitar adalah alatnya. Gitaris adalah pelakunya.

Hipnotis adalah orangnya, Hipnosis adalah ilmunya (prosesnya).

Belajar Hipnotis #1

Jadi adalah keliru jika seseorang mengatakan, “Dia melakukan hipnotis kepada saya.”

2. Hipnotis untuk menguasai kesadaran seseorang.

Ini juga adalah kesalahpahaman yang banyak orang lakukan. Mereka mengira bahwa hipnotis/hipnosis berarti menguasai kesadaran seseorang.

Dan hanya untuk menguasai kesadaran seseorang.

Faktanya tidaklah begitu. Hipnosis sama sekali tidak membuat orang kehilangan kesadaran. Sehingga literally tidak bisa dipakai untuk kejahatan.

Penggunaan hipnosis juga bukan hanya untuk hiburan, membuat orang lupa nama, dan lain sebagainya.

Hipnosis tidak kehilangan kesadaran. Dan digunakan untuk banyak hal.

Belajar Hipnotis #2

Definis Hipnotis dan Hipnosis

Karena sudah paham bedanya antara hipnotis dan hipnosis, secara otomatis definisi hipnotis sudah terjawab.

Yakni, orang yang melakukan proses hipnosis.

Nah, sekarang yang perlu dipelajari adalah definis mengenai hipnosis.

Ada banyak definisi hipnotis menurut para guru/tokoh di bidang ini. Karena itu jika mencari mengenai definisi hipnotis dan hipnosis, maka anda akan menemukan banyak sekali versi.

Berikut beberapa diantaranya:

Hipnosis adalah kondisi seseorang yang fokus, menurunya kesadaran perifer, dan meningkatnya kemampuan untuk merespon sebuah sugesti. (Wikipedia)

Hipnosis adalah proses penurunan gelombang otak dari beta ke alfa dan theta, yang diikuti dengan sugesti. (Adi W. Gunawan)
Hipnosis adalah komunikasi yang berhasil.
Hipnosis Adalah seni berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar
Hipnosis adalah peralihan dari pikiran sadar ke pikiran bawah sadar.

Itulah beberapa definisi hipnosis yang ada. Namun sebenarnya semua definisi itu benar. Hanya redaksi kalimatnnya saja yang berbeda.

Agar lebih paham saya akan merangkumnya di sini:

“Hipnosis adalah proses menyampaikan pesan dan sugesti (komunikasi) kepada pikiran bawah sadar seseorang. Dengan cara menurunkan aktifitas gelombang otaknya, sehingga pikiran sadar dan faktor kritisnya menjadi melemah dan yang aktif adalah pikiran bawah sadarnya. Dalam kondisi yang seperti ini, proses komunikasinya pasti akan berhasil.”

Definisi Hipnosis – Belajar Hipnotis #3

Sejarah Hipnotis dan Hipnosis

Kata hypnosis sebenarnya berasal dari nama dewa tidur Yunani; Hypnos.

Kata ini diperkenalkan pertama kali oleh Dr. James Braid untuk menggambarkan praktek pengobatannya, yang menggunakan kekuatan sugesti untuk menyembuhkan pasien. Pada tahun 1843.

Namun pada tahun 1847, Dr. James Braid, menemukan bahwa penggunaan kata hipnosis kurang tepat. Sebab semua proses penyembuhan waktu itu bisa dilakukan tanpa tidur.

Sehingga ia ingin mengganti kata hipnosis menjadi “monodeism” yang berarti fokus dan konsentrasi pada satu jenis pikiran.

Namun sayang kata hipnosis sudah terlanjut populer kala itu, sehingga itulah yang dikenal sampai hari ini.

Namun, meski istilah hipnosis pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Braid. Praktek hipnosis untuk kesembuhan sudah berlangsung sejak ribuan tahun sebelumnya.

Praktek identik hipnosis ditemukan pada zaman Babilonia kuno (4000 tahun SM). Data arkeologis menunjukkan adanya praktik penggunaan sugesti kata-kata untuk menyembuhkan penyakit.

Salah satu tokoh modern yang kemudian menjadi bapak hipnosis modern adalah Milton H. Ericson. Erickson berpendapat bahwa kondisi hypnosis (hypnosis state) atau trance adalah peristiwa alamiah yang kita alami sehari-hari.

Bagaimana Proses Hipnosis Berlangsung?

Proses hipnosis terjadi dalam banyak hal. Termasuk yang kita sengaja maupun yang kita tidak sengaja.

Setiap informasi yang masuk ke pikiran bawah sadar, maka itulah proses terjadinya hipnosis.

Sebagai contoh, anda melihat sebuah iklan sepeda motor. Kemudian dari iklan itu anda menjadi tahu apa saja kelebihan sepeda motor tersebut, kemudian anda tergerak untuk membelinya.

Nah itu artinya pesan yang disampaikan oleh si pembuat iklan tersebut berhasil masuk ke pikiran bawah sadar anda.

Contoh lain, anda menonton film india. Dan tanpa sadar anda ikut menangis karena adegannya begitu menyentuh.

Itu artinya anda telah terhipnosis oleh film india tersebut.

Diikutinya oleh adanya reaksi bawah sadar…

Bagaimana mengetahui sebuah informasi itu masuk ke pikiran bawah sadar?

Jawabannya sederhana!

Ada reaksi bawah sadar yang mengikuti pesan tersebut. Misalnya contoh diatas, anda melihat iklan sepeda motor, kemudian bawah sadar anda bereaksi untuk membeli sepeda motor itu.

Begitupun ketika menonton film india. Reaksi bawah sadar selanjutnya adalah anda menangis.

Mari kita mengambil contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Anda menyuruh anak anda untuk membeli sesuatu di warung. Kalau reaksinya adalah menolak, berarti proses komunikasi anda tidak berhasil.

Sebaliknya jika anak tersebut langsung saja bergegas, maka itulah reaksi bawah sadar yang menandakan proses hipnosis itu berhasil.

“Proses hipnosis yang berhasil diikuti oleh adanya reaksi bawah sadar.”

Belajar Hipnotis #4

Jenis-Jenis Hipnosis

Secara umum jenis-jenis hipnosis adalah sebagai berikut:

1. Natural Hipnosis

Adalah hipnosis yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang tidak kita sadari.

Seperti halnya contoh menonton film India di atas.

Menurut Online Psychology Degree Guide, setidaknya semua orang mengalami paling sedikit 2 kali natural hipnosis dalam kehidupan sehari-hari.

Faktanya bisa lebih dari itu. Contoh sederhana adalah ketika kita membaca buku, atau ketika mendengar lagu, atau ketika sedang berkendara dan tiba-tiba kita sudah sampai saja di tujuan, tanpa berasa proses perjalannya.

2. Induction Hypnosis

Induction hipnosis adalah hipnosis yang dilakukan secara sengaja untuk berbagai tujuan. Umumnya untuk proses hiburan dan terapi.

Dalam hal inilah, kita melakukan penurunan gelombang otak dari beta ke alfa dan theta.

3. Self Hypnosis

Self hypnosis berarti hipnosis yang dilakukan terhadap diri sendiri. Biasanya dilakukan untuk berbagai keperluan seperti motivasi, menghilangkan kebiasaan buruk, maupun untuk mengubah prilaku tertentu.

Berbeda dengan induction hypnosis, self hypnosis dilakukan tanpa proses induksi.

Hanya menggunakan self-talk untuk memberikan sugesti terhadap diri sendiri.

4. Covert Hypnosis (Hipnosis terselubung)

Covert hypnosis identik dengan conversational hypnosis. Artinya hipnosis yang dilakukan dalam proses berkomunikasi sehari-hari, namun secara tidak nampak.

Tujuannya adalah menyampaikan pesan-pesan khusus langsung kepada pikiran bawah sadar tanpa disadari oleh si pikiran sadar.

Biasanya digunakan dengn menggunakan pola-pola bahasa tertentu. Yang oleh para praktisi hipnosis dikenal dengan “Hypnotic Pattern Language” (Pola bahasa hipnotic).

Pemanfaatan Ilmu Hipnosis

Seperti yang sudah saya sebutkan, hipnosis bukan hanya digunakan untuk hiburan semata.

Pada prakteknya ada banyak aspek dimana keilmuan hipnosis bisa diaplikasikan.

Berikut beberapa diantaranya:

  • Stage Hipnosis: Digunakan untuk pertunjukan dan hiburan diatas panggung.
  • Hipnoterapi: Digunakan dalam proses terapi penyakit psikis dan psikosomatik.
  • HipnoSelling: Hipnosis digunakan dalam dunia bisnis untuk meningkatkan penjualan.
  • HipnoWriting: Membantu para penulis dan copywriter (Penulis iklan) dalam membuat tulisan dan kata-kata yang menembus bawah sadar.
  • HipnoAnastesi: Digunakan sebagai pengganti obat anastesi dalam dunia kedokteran dan keperawatan
  • HipnoTeaching: Digunakan oleh para guru, pengajar, dosen untuk menyampaikan materi yang berdampak.
  • HipnoPublic Speaking: Membantu mengatasi berbagai masalah dalam public speaking dan tampil memukau di depan umum
  • HipnoForensik: Digunakan di dunia kepolisian untuk mengungkap kasus-kasus yang sulit ditemukan.
  • HypnoParenting: Untuk orang tua agar mampu mendidik anak-anak dengan cara-cara yang benar.
  • Hypnoleadership: Menggunakan prinsip-prinsip hipnosis untuk mempengaruhi team, bawahan maupaun orang lain.
  • Dan masih banyak lagi…

Ingin Belajar Hipnosis Lebih Lanjut Agar Menjadi Seorang Hipnotis Handal?

Jika anda ingin belajar lebih lanjut mengenai hipnotis dan hipnosis, anda bisa mengikuti pelatihan Jago Hipnotis kami di kota anda.

Atau mengambil kelas private agar dibimbing secara langsung face to face, sehingga anda bisa menjadi seorang hipnotis yang benar-benar handal.

Dari sini, anda sudah paham apa itu hipnotis, selanjutnya ditangan anda!

Ingin belajar hipnotis? Hubungi kami via WA: 0821-8789-0423

rahasia keutamaan bangun pagi

Terungkap! Inilah 7 Manfaat Bangun Pagi Menurut Sains

Taukah kamu apa aja manfaat bangun pagi?

Benarkan bangun pagi bisa meningkatkan produktivitas? Benarkan orang-orang sukses banyak yang menggunakan keutamaan waktu pagi untuk merengkuh kesuksesan?

Di artikel ini kita akan coba kuak, apa aja sih manfaat dari bangun pagi menurut penelitian sains…

(Jadi bukan kata saya ya)

Penasaran?? Yuk baca sampai habis ya..

manfaat bangun pagi

Rahasia Keutamaan Waktu Subuh

Benjamin Franklin pernah berujar, “Waktu subuh memiliki emas di dalam mulutnya.”

Konon di dalam keheningan dan kesejukan waktu subuh itulah, inspirasi-inspirasi cemerlang mudah berkelebatan.

Tidak kebetulan, dalam islam diajarkan dan dianjurkan untuk bangun beberapa jam sebelum waktu subuh. Yakni sepertiga malam.

Konon Allah SWT sendiri, Penguasa Alam Semesta Raya ini, akan turun ke dunia pada waktu itu, untuk melihat siapa hamba-hambanya yang berdoa, maka akan ia kabulkan doanya tanpa tedeng aling-aling. Siapa yang bertaubat, maka akan diampuni segala dosa-dosanya.

Begitulah, sakralnya waktu subuh. Beberapa saat sebelum fajar menyingsing.

“No one who can rise before dawn 360 days a years fail to make his family rich!”

Chinese Proverb

(Tidak ada seorang pun yang bisa bangun sebelum fajar, selama 360 hari setahun, gagal membuat keluarganya kaya-raya!)

Orang-Orang Sukses Yang Bangun Pagi

Juga menyediakan energi untuk bekerja.

orang-orang sukses yang bangun pagi

Percayalah, semua orang sukses itu pasti bangun awal. Antara jam 3.30 sampai jam 5 subuh.

Lewat dari itu, wah rejekinya sudah dipatok ayam.

Konon orang sukses adalah mereka yang bangun lebih dulu daripada ayam.

(Sebagaimana grup musik wali bersenandung, “Sebelum ayam, bangunkan orang. Aku sudah ada di jalan…“)

Sekedar sebagai motivasi tambahan berikut daftar para CEO/Founder perusahaan raksasa dunia, beserta kebiasaan bangun awal mereka.

  • Howard Schultz, CEO Starbuck, bangun jam 4.30 pagi
  • Jeff Immelt, CEO General Electric, bangun sebelum jam 5 pagi
  • Tim Cook, CEO Apple, sudah bangun jam 4.00 subuh dan sudah kirim email perusahaan jam 4.30
  • Sergio Marchionne, Bos perusahaan mobil Fiat, bangun jam 3.30 subuh
  • Bill Gross, dari Pimco, bangun jam 4.30
  • Richard Branson, meski sudah punya perusahaan Virgin Group, selalu bangun jam 5.00
  • David Cush, CEO-nya Virgin Amerika, bangun jam 4.15 pagi
  • Indra Nooyi, CTO PepsiCo, juga bangun jam 4.30 pagi
  • Dan Akerson, yang mimpin General Motors, bangun jam 4.30
  • Bob Iger, CEO Disney, rutin bangun jam 4.30
  • Irwin Simon, CEO Hains Celestial Group, rajin bangun jam 5.00
  • Jean-Martin Folz, Bos Peugeot, jam 4 subuh sudah menunggu kereta dari Dijon ke kantornya di Paris
  • Brett Yormark, dari Brooklyn Nets, bangun jam 3.30. Berangkat kerja jam 4.30
  • Padmasree Warrior, dari Cisco Group, setiap hari bangun 4.30 pagi
  • Tim Armstrong, CEO AOL, selalu bangun jam 5 subuh
  • Helena Morrissey, Bos Newton Investment, juga jam 5 subuh
  • Fritz Van Paaschen, pemimpin Starwood Hotel, sudah bersepeda jam 5 subuh itu.

Itulah segelintir CEO dan bos perusahaan-perusahaan besar dunia yang punya kebiasaan bangun pagi.

Wajar jika mereka semua mengenyam manisnya kursi kesuksesan seperti sekarang.

Ini hanya segelintir saja, masih banyak tokoh lain yang punya kebiasaan bangun awal lagi.

Di tanah air misalnya, pengusaha kaya, Sandiaga Uno, meski kerap tidur larut tapi beliau diketahui selalu bangun dibawah jam 5 subuh.

sandiaga uno bangun pagi

Inilah 7 Manfaat Bangun Pagi menurut Sains

Nah, di sejuknya hari ini kita akan coba menguak lebih dalam lagi, apa saja sih rahasia kedahsyatan bangun awal itu. Mudah-mudahan dengan ini bisa memacu dan memicu kita semua untuk komit melakoninya.

1. Bangun Pagi Mencerdaskan Pikiran

bangun pagi mencerdaskan otak
img from: productivity lifehack

Sebuah riset yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Texas pada tahun 2008 silam, mencuatkan fakta mengejutkan.

Pasalnya mereka yang dikenal sebagai “morning people” (orang-orang yang memiliki kebiasaan rutin bangun awal) mendapatkan nilai IPK lebih tinggi (3.5 ke atas) daripada para mahasiswa yang dikenal sebagai “night owl” (orang yang punya kebiasaan begadang).

Yang hanya mendapatkan nilai IPK 2.5 ke bawah.

Baca juga: 7 Tips Meningkatkan Performa Otak

2. Lebih Proaktif

Sementara itu studi yang dilakukan oleh Ahli Biologi dari University of Education di Heidelberg, Jerman, Christoph Randler, juga pada tahun 2008, menemukan bahwa mereka yang rutin bangun lebih awal jauh lebih proaktif di dalam hidupnya.

Ia menggambarkan proaktif sebagai kemauan dan kemampuan untuk take action mengubah keadaan demi suatu keuntungan.

Karena morning people jauh lebih proaktif, maka mereka melakukan bisnis dan pekerjaannya dengan lebih baik.” Ungkap Randler.

Ingat, bahwa menjadi proaktif adalah kebiasaan pertama dan utama dalam 7 Habit of Highly Effective People oleh Stephen Covey.

Baca juga: 7 Prinsip Kunci Meningkatkan Produktivitas

3. Problem Solving Yang Lebih Baik

Studi Randler juga menguak fakta bahwa “morning people” lebih cenderung mampu mengantisipasi masalah dan meminimalisirnya secara efisien.

Mereka adalah problem solver yang lebih baik ketimbang para “night owl.

Hal ini adalah skill yang fatal dalam dunia kerja dan bisnis.

Baca juga: 5 Powerful Attitude Untuk Sukses Dalam Karir

Menurut sebuah artikel dari Time, bahwa bangun lebih awal dan menikmati secangkir kopi hangat mampu meningkatkan produksi hormon dopamine pada otak.

Hormon ini bekerja untuk menimbulkan kebahagiaan dan mood yang lebih baik sepanjang hari.

4. Time Management Yang Lebih Leluasa

Sebuah studi yang dipublish di jurnal Psychological Science, mengatakan bahwa mood positif dari morning people itu, meningkatkan fleksibilitas kognitif.

Artinya otaknya mampu dengan leluasa mencari berbagai solusi kreatif dari permasalahan yang ada.

Inilah yang menyebabkan para morning people itu adalah seorang problem solver yang baik.

time manajemen
Time manajemen | img from: mentalfloss.com

Para “morning people” ini melaporkan bahwa mereka menggunakan keheningan dan kesejukan waktu subuh untuk mengorganisir, membuat sasaran, dan membuat perencanaan sehari-hari dalam seminggu dengan lebih baik.

Bangun lebih awal juga membuat kita mampu mengelola waktu dengan lebih leluasa.

Terutama mereka yang tinggal di kota-kota besar, banyak testimoni dari para “morning people” yang melaporkan bahwa bangun awal setidaknya telah membantu mereka untuk lepas dari jebakan kemacetan pagi hari.

Sebagaimana kita ketahui kemacetan terbukti adalah salah satu penyebab stress di kalangan para pekerja.

Baca juga: Cara Belajar Efektif Agar Mudah Menguasai Ilmu Apapun

5. Lebih Semangat dan Berenergi

Bangun awal memberikan waktu untuk olahraga pagi.

Olahraga yang rutin meningkatkan mood dan kesegaran.

Dan juga membantu tidur lebih berkualitas pada malam hari.

Beragam studi juga menyibak fakta bahwa orang-orang yang bangun awal itu memancarkan karakter jauh lebih optimistis, lebih antusias dan lebih teliti dalam pekerjaannya.

Menurut sains, memang otak kita paling produktif pada pagi hari. Sebab saat itu otak dalam kondisi yang sangat rileks, dan tidak ada gangguan. Serta motivasi berada pada titik puncaknya.

Baca juga: (Motivation is Bullshit) Cara Mengatasi Sikap Overthinking

6. Lebih Sehat Dan Bahagia

Para ilmuwan melaporkan bahwa tidur awal dan bangun pagi membuat tubuh seirama dengan ritme sirkadian bumi.

Ritme Sirkadian adalah jam biologis semesta yang mengatur waktu-waktu natural segala proses alam. Seperti terjadinya siang malam, terjadinya musim-musim dan lain sebagainya.

Silahkan pelajari ritme sirkadian lebih lanjut di sini.

Tidur awal dan bangun awal,” Ujar Ben Franklin, “membuat seorang lebih sehat, sejahtera dan bijaksana.”

Sebuah riset pada tahun 2012 melaporkan bahwa morning people juga lebih bahagia dalam hidupnya ketimbang mereka yang night owl.

7. Mencerahkan Wajah

berwudhu

Di dalam islam, memang diwajibkan untuk bangun awal, untuk shalat subuh sekitar jam 5 pagi.

Sebelum shalat seorang muslim harus berwudhu terlebih dahulu, yakni bersuci dengan membasuhkan air ke segenap anggota tubuh.

Hal ini menurut riset juga memiliki banyak sekali manfaat. Salah satunya adalah mencerahkan wajah.

Sains pun membenarkan, aktifitas-aktifitas yang terkait spiritual pada keheningan dan kesejukan waktu subuh begitu berdampak positif pada jiwa dan hidup seseorang.

Konon para tokoh seperti Margareth Tatcher, Thomas Edison, sampai Newton selalu menggunakan waktu subuh untuk bermeditasi dan terhubung dengan kekuatan alam yang lebih tinggi.

Kesimpulan

Demikianlah 7 rahasia manfaat bangun pagi. Saya percaya ada bejibun lagi manfaat lainnya, yang akan terus diungkap sains dan studi.

Demikianlah sekelumit pembahasan seputar rahasia manfaat bangun pagi.

Kini sudah jelas terungkap, salah satu rahasia kesuksesan para tokoh-tokoh berpengaruh itu adalah bangun lebih pagi.

Nah, bagaimana dengan anda? Apakah anda termasuk orang yang rutin bangun awal atau termasuk golongan “Night owl?

Jam berapa biasanya anda bangun? Jangan ragu share di komentar berikut ya…

Kata-kata-bijak-tentang-kepercayaan-diri

50+ Quotes Inspiratif Untuk Melejitkan Motivasi dan Kepercayaan Diri

Quotes percaya diri – Sementara sebahagian orang memiliki kepercayaan diri secara natural, tak sedikit di antara kita yang mengalami masalah krisis kepercayaan diri yang akut.

Masalah kepercayaan diri biasanya terjadi karena banyak faktor.

Baca: Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Gak Percaya Diri!

Artikel di atas boleh kamu baca jika memang ingin mengatasi masalah kepercayaan diri anda lebih dalam.

Di artikel ini, saya akan menukilkan 50+ Quotes Inspiratif Yang Bisa Kamu Pakai Untuk Membakar Semangat dan Kepercayaan Dirimu.

quotes percaya diri

Sehingga dengannya kita bisa lebih percaya diri dalam setiap jengkal kehidupan kita.

Quotes-quotes bijak semacam ini akan sangat bermanfaat dalam mendongkrak dan menginjeksi mindset positif ke dalam diri kita.

Terutama dalam kondisi yang tidak menentu. Selain karena mudah diingat juga memang biasanya kata-katanya nancep sampai ke sanubari terdalam. hasiiikkk!

Penasaran?

So, langsung saja… Ini dia daftarnya:

inilah 50 Quotes Percaya Diri Yang Akan Membakar Semangatmu!

1. “Keyakinan yang ada dalam tubuh, pikiran dan semangat kita, yang membuat kita terus mencari petualangan baru.”

~Oprah Winfrey

2. “Keyakinan menciptakan kenyataan.”

~William James

3. “Kepercayaan diri adalah syarat utama sebuah terobosan.”

~Samuel Johnson

4. “Tidak akan ada kegagalan bagi seseorang yang tidak pernah kehilangan kepercayaan dirinya. Dia tetaplah seorang raja.”

~Orison Swett Marden

5. “Tubuh yang indah memang bagus, tapi kepercayaan dirilah yang membuat seseorang itu menjadi seksi.”

~Vivica A. Fox

6. “Anda sama mudanya dengan kepercayaan diri anda. Sama tuanya dengan ketakutan anda. Sama mudanya dengan harapan anda. Sama tuanya dengan keputusasaan anda.”

~Samuel Ullmen

7. “Selalu jadilah dirimu sendiri. Miliki keyakinan kepada dirimu sendiri. Jangan pernah mencoba keluar mencari orang sukses, dan mencoba untuk menduplikasinya.”

~Bruce Lee

8. “Percayalah pada diri sendiri! Percayalah pada kemampuanmu! Tanpa keyakinan dan kekuatan untuk percaya pada diri sendiri, Kamu tidak bisa sukses atau bahagia.”

~Norman Vincent Peale

9. “Rendahnya kepercayaan diri bukanlah kondisi hidup. Kepercayaan diri bisa dipelajari, dilatih, dan dikuasai–seperti halnya skill lainnya. Begitu kamu menguasainya, segala sesuatu dalam hidupmu akan menjadi lebih baik.”

~Barrie Davenport

10. “Jadilah pembelajar seumur hidupmu. Semakin banyak kamu belajar, semakin banyak yang kamu dapatkan dan semakin kamu percaya diri.”

~Brian Tracy

Cara Meingkatkan Kepercayaan Diri

11. “Inti dari kepercayaan diri adalah keunggulan dalam menguasai pekerjaanmu.”

~Brian Tracy

12. “Salah satu kunci kesuksesan adalah kepercayaan diri. Kunci kepercayaan diri adalah persiapan.”

~Arthur Ashe

13. “Kunci untuk mengembangkan kepercayaan diri adalah melakukan hal yang kamu takutkan dan mencatatkan kesuksesan atasnya.”

~William Jennings Bryan
quotes percaya diri brian tracy

14. “Percaya diri adalah persiapan. Segala sesuatu yang lain berada di luar kendali anda.”

~Richard Kline

15. “Tidak ada yang membentuk kepercayaan diri lebih baik daripada pencapaian.”

~Thomas Carlyle

16. “Mereka yang percaya bisa, atau tidak bisa. Keduanya sama-sama benar!”

~Konfusius

17. “Pikiran yang damai membawa kekuatan dari dalam dan kepercayaan diri.”

~Dalai Lama

18. “Jika kamu berpikir bisa, kamu benar. Jika kamu berpikir tidak bisa, kamupun benar. Karena itu mereka yang berpikir tidak bisa sungguh telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa.”

~Henry Ford

19. “Jangan tunggu segalanya sempurna. Itu tidak akan pernah terjadi. Akan selalu ada tantangan, hambatan dan keadaan yang kurang sempurna. So What? Mulailah sekarang juga. Dengan setiap langkah yang kau bentangkan, kau akan semakin kuat. Semakin terasah. Semakin percaya diri. Dan semakin sukses.”

~Mark Victor Hansen

20. “Keyakinan datang bukan dari selalu melakukan hal benar, namun dari rasa tidak takut melakukan kesalahan.

~Peter T. Mcintyre

Bergerak & Lakukan Sekarang!

#21. “Jangan tinggal di bawah zona nyaman. Keluarlah dan lakukan sesuatu yang luar biasa.”

~Wendy Wasserstein

22. “Mulailah lakukan sekarang, sesuatu yang selama ini anda ingin menjadinya.”

~William James

23. “Kamu tidak akan begitu khawatir dengan apa kata orang tentangmu, jika kamu menyadari bahwa mereka sebenarnya tidak peduli tentangmu.”

~Eleanor Roosevelt

24. “Jangan biarkan siapapun memasukkan sesuatu ke dalam pikiran anda yang bisa melenyapkan kepercayaan diri anda.”

~Katori Hall

25. “Jika kau berpikir kau kalah, kau benar kalah. Jika kau berpikir kau gentar, kau benar gentar. Jika kau ingin menang, tetapi berpikir kau tak bisa, hampir pasti kau takkan menang.”

~Napoleon Hill

26. ” Milikilah rasa percaya kepada diri sendiri dan kerahkan semangat cukup besar dibelakang keinginanmu untuk mencapai apa yang kamu cita – citakan.”

~David J Schwarzt

27. “Percayalah pada dirimu sendiri, karena orang lain tak akan bisa mempercayaimu, jika Kamu sendiri meragukan kemampuanmu.”

~Elsa

28. “Dengan cara yang lembut, Kamu dapat mengguncang dunia.”

~Mahatma Gandhi

29. “Jangan pernah memudarkan sinarmu untuk orang lain.”

~Tyra Bank

30. “Tidak ada yang bisa membuat Kamu merasa rendah diri tanpa persetujuanmu.”

~Eleanor Roosevelt

Berdiri Tegak, Kamu Pasti Bisa!

31. “Jangan tundukkan kepalamu. Selalu tegaklah tinggi-tinggi. Lihatlah dunia langsung di wajahmu.”

~Hellen Keller

32. “Janganlah saya bermimpi jatuh ke dalam kesalahan besar, dihukum ketika saya berbuat salah.”

~Ralph Waldo Emerson

33. “Hidup memang tidak mudah. Tapi apa itu? Kita harus punya ketekunan dan berdiri di atas semua keyakinan dalam diri sendiri. Kita harus percaya bahwa kita dikaruniai sesuatu untuk mencapai tujuan.”

~Madame Curie

34. “Jangan pedulikan apa yang para kritikus katakan. Sebuah patung tidak pernah didirikan untuk menghormati kritikan.”

~Jean Sibelaus

35. “Hidup menandai harga kita semua, jadi sebaiknya kita mulai menaruh harga yang tinggi untuk diri kita sendiri.”

~Mignon McLaughlin

36. “Saya telah belajar dari pengalaman bahwa sebagian besar kebahagiaan atau penderitaan tergantung pada ketetapan kita dan bukan pada keadaan kita.”

~Martha Washington

37. “Saya tidak percaya kamu harus lebih baik dari orang lain. Saya percaya kamu harus lebih baik daripada yang pernah kamu pikir sebelumnya.”

~Ken Venturi

38. “Saya memiliki iman yang besar di kebodohan – teman-teman saya menyebutnya kepercayaan diri.”

~Edgar Allan Pole
quotes percaya diri henry ford

39. “Aku tidak menganggap diriku sebagai seorang gadis kumuh miskin berkekurangan. Aku menganggap diriku sebagai seseorang yang sejak usia dini tahu aku bertanggung jawab untuk diriku sendiri, dan aku harus berbuat baik.”

~Oprah Winfrey

40. “Percaya diri tidak sama dengan ego. Ego adalah kamu berpikir memiliki semua jawaban. Percaya diri adalah mengetahui kamu tidak memiliki jawaban, tetapi menjadi cukup yakin bahwa kamu akan dapat menemukannya.”

~Maggie Stiefvater

Kamu Bisa Kalau Kamu Berpikir Bisa

41. “Kepercayaan diri adalah rahasia pertama dari kesuksesan.”

~Ralph Waldo Emerson

42. “Moment ketika kamu ragu bahwa kamu bisa sukses, di sanalah kamu menghentikan kemampuanmu untuk bisa melakukannya selamanya.”

~J.M. Barrie

43. “Ketika seseorang berkata “tidak” kepada saya. Itu bukanlah berarti saya tidak bisa melakukannya. Itu hanya berarti saya tidak bisa melakukannya dengan mereka.”

~Karen E. Quinones Miller

44. “Percaya bahwa kamu bisa. Maka kamu sudah setengah jalan di sana.”

~Theodore Roosevelt

45. “Begitu kamu percaya kepada diri sendiri, kamu akan tahu bagaimana untuk hidup.”

~Johann Wolfgang Van Goethe

46. “Musuh terburuk kreativitas adalah keraguan diri.”

~Sylvia Plath

50. “Jika menjadi egomaniac berarti saya percaya kepada apa yang saya lakukan dan seni musik saya, maka kau bisa menyebutku demikian. Aku percaya dengan diriku sendiri, dan aku akan mengatakannya.”

~John Lennon
edward rhidwan

“Untuk bisa sukses, kamu gak harus jadi siapa-siapa. Kamu cukup jadi dirimu sendiri. Semua orang butuh dirimu yang asli.”

— Edward Rhidwan

Demikianlah segelintir kata-kata bijak, inspiring quotes percaya diri. Semoga bisa membantu teman-teman dalam meningkatkan kepercayaan diri masing-masing.

Baca juga: Bagaimana Cara Menghilangkan Pikiran negatif!

Sekian, salam hangat!

sukses dalam karir

Ingin Sukses Dalam Karir? Inilah 5 Powerful Attitude Yang Harus Dimiliki!

Yes, sukses dalam karir adalah dambaan setiap orang. Termasuk saya dan anda kan?

Dan kita semua memang punya potensi untuk sampai ke sana. Untuk sampai di puncak karir yang kita impikan itu.

Tapi sebelum kita bisa sampai di sana, tentu ada syarat dan ketentuan yang berlaku di sini.

Dan sarat yang paling utama untuk sukses dalam karir atau di bidang manapun sebenarnya adalah: Attitude!

Ya, tentu hal-hal terkait skill, knowledge atau keterampilan tekhnis juga menjadi faktor penentu.

Tapi tetap saja, semua itu harus ditopang oleh sikap atau attitude yang positif dan powerful.

So, sikap adalah fondasinya.

Kalau fondasinya lemah, maka bangunan di atasnya pasti akan goyah. Karir pun menjadi nihil hasilnya.

Sekedar intermezo saja, kita bisa coba analogikan dengan huruf-huruf yang membentuk masing2 kata-kata di atas (skill, knowledge, hard work, dan attitude).

Kita coba rangkai huruf-hurufnya, dengan asumsi masing-masing huruf mewakili angka urutannya dalam abjad (mis. a = 1, b = 2, dst)…

Maka kita bisa dapat hasil seperti berikut ini:

sukses dalam karir

See? Gak ada yang bisa bikin hidup kita 100% sukses, selain attitude (sikap).

Sementara skill, pengetahuan, bahkan kerja keras sekalipun, belum cukup.

Jadi, KOENTJI-nya disini adalah: ATTITUDE! SIKAP!

Saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar mengenai apa itu attitude.

Tapi sederhananya saja, sikap itu cara kita membawakan diri, cara kita bertindak, dan lebih-lebih cara kita merespon terhadap suatu hal/kejadian.

Ingat, “Bukan masalah apa yang terjadi terhadap kita, tapi bagaimana kita merespon apa yang terjadi itu!

Itulah attitude!

So, pertanyaannya sekarang adalah: Atitude yang seperti apa sih yang bisa bikin kita SUKSES DALAM KARIR?

Menurut Robert Half dari CareerBuilder.Com dengan gamblang mengatakan bahwa, sikap yang paling esensial dalam menentukan kesuksesan karir adalah apa yang disebut dengan “Profesionalisme.”

Nah, inilah kata kunci yang akan kita kupas pada tulisan kali ini.

Jadi, Apa itu Profesional?

sikap profesional

Kalau menurut Wikipedia: “A professional is a member of a profession or any person who earns their living from a specified professional activity.

(Professional adalah anggota dari sebuah profesi atau seseorang yang mendapatkan penghasilan dari aktifitas profesional tertentu).

Jadi kata kuncinya adalah orang yang bekerja/berpenghasilan dari profesi yang spesifik.

Kalau kata guru Bahasa Indonesia saya dulu, profesional adalah “ketika anda bekerja di bidang itu ya anda fokus dan konsisten di situ.

Inilah yang disebut profesional.

Asbab di mana kita fokus dan konsisten, maka di sanalah kita mencurahkan segenap jiwa raga kita untuk pekerjaan kita.

Di sanalah cinta dan kontribusi kita curahkan seutuhnya.

Di sana pulalah kita menjadi diri kita yang sebenarnya. That’s profesional.

Nah, sekarang let’s get to the point. Attitude seperti apa yang dimiliki oleh seorang profesional sejati??

Menurut saya, setidaknya ada 5 powerful attitude yang dimiliki oleh seorang profesional sejati.

Sukses dalam karir

Apa saja ke-5 powerful attitude tersebut?? Berikut uraiannya untuk anda…

1. Selalu memulai karir di bidang di mana dia punya power

Ini adalah mindset yang paling dasar.

Bahwa jauh hari sebelum bekerja dan berkarir di suatu bidang, seorang profesional sejati sudah tahu bahwa ia punya kemampuan dan kompetensi di mana.

Dan inilah yang bikin dia powerful dalam bekerja.

Sebab memang ia berangkat dari sesuatu yang dikuasainya.

Jadi seorang profesional tidak pernah sembarang milih pekerjaan.

Tidak ada prinsip yang penting ada, yang penting kerja.

Ada pertanyaan besar yang mendasari seorang profesional sejati dalam berkarir.

Dan itu adalah, “Di mana saya bisa memberikan kemampuan terbaik saya untuk orang lain?

Baca juga: Cara Menemukan Jati Diri

2. Punya Visi Yang Jelas

Anda bisa perhatikan dimanapun, seorang profesional selalu diselimuti oleh aura positif, ambisius, dan penuh gairah dalam bekerja.

Dan itu semua karena sebuah visi yang nyata yang diperjuangkannya.

Visi itu senantiasa digenggam dalam semangat membara dan hasrat yang berkobar.

Tujuan dan visi yang jelas dalam setiap pekerjaan ini, konon memang adalah faktor penentu dari keberhasilan pekerjaaan seseorang.

Begitupun dalam karir.

Setiap langkah yang diambil oleh seorang profesional adalah langkah untuk mendekatkan pada tujuan karir tersebut.

Baca juga: Strategi Membuka Usaha Sendiri Dari 0 Sampai Sukses

3. Selalu memberi yang terbaik

Commitment to Excellent,” Begitu istilahnya.

Sebuah tekad dan komitmen untuk senantiasa memberikan hasil terbaik dari setiap pekerjaan.

Seorang profesional sadar betul, bahwa untuk meraih visinya dalam karir, untuk mencapai puncak kesuksesan, ia harus memberikan yang terbaik yang ia bisa.

Untuk mendapatkan hasil ekselen, kita harus menukarkan usaha ekselen.

Jadi prinsipnya adalah selalu memberi. Bukan hanya menuntut untuk diberi.

4. Dimotivasi oleh pertumbuhan

Seorang profesional bekerja demikian powerful, sebab ia dibakar oleh keinginan untuk bertumbuh, maju dan menjadi lebih baik.

Yang ia ingin taklukkan bukanlah orang lain, akan tetapi pencapaiannya sendiri di hari kemarin.

Hari ini, haruslah lebih baik dari hari kemarin.

Pekerjaan ini, haruslah lebih sukses daripada pekerjaan kemarin.

Prinsipnya, tidak ada yang bisa membuat seorang profesional lebih bahagia daripada melihat dirinya bertumbuh dan menjadi lebih baik.

Ia tidak pernah puas dengan hasil yang b-aja.

Alih-alih begitu, ia akan terus belajar untuk meningkatkan kualitas dirinya, agar apa yang ia kerjakan akan selalu menghasilkan kemajuan.

Baca juga: 7 Prinsip KOENTJI Meningkatkan Produktivitas Kerja

5. Selalu membangun network dan bersinergi dengan orang lain.

Karena seorang profesional tahu, bahwa ia hanya bisa menjadi yang terbaik di bidangnya, maka ia akan tahu bahwa untuk mencapai kesuksesan karir, dirinya perlu untuk bersinergi dengan orang lain yang juga terbaik di bidangnya.

Jika ia handal di bidang komunikasi, maka ia akan membutuhkan orang lain yang handal di bidang kalkulasi.

Begitupun jika ia adalah seorang strategic thinker, maka ia harus bersinergi dengan seorang eksekutor yang handal.

Karena itu, seorang profesional akan terus membangun dan memperluas networknya hingga ke manapun.

Kalau kata mas Robert Kiyosaki, “Orang-orang sukses membangun jaringan, sementara orang-orang biasa mencari pekerjaan.”

Yes, that’s exactly what a profesional did too!

Baca juga: 10 Tips Menjadi Pemimpin Yang Disukai Bawahan

Nah, itulah setidaknya 5 powerful attitude yang digenggam erat oleh seorang profesional sejati.

Kalaupun anda ingin merengkuh sukses dalam dunia karir, pastikan anda juga memiliki kelima powerful attitude di atas.

Sekian, artikel kali ini, semoga bermanfaat. #KeepPowerful

kekuatan kata-kata

Kekuatan Kata-Kata: Ternyata Menentukan 90% Hidup Kita!

Taukah kamu gimana kekuatan kata-kata mempengaruhi kita? Teryata menurut sains hampir seluruh hidup kita dibentuk lewat kata-kata yang kita pakai.

Penasaran? Yuks simak penjelasan berikut ini ya…

kekuatan kata-kata

Setiap hari kita berkomunikasi dengan orang lain dengan berbagai macam bahasa dan kata-kata.

Berbagai macam kata-kata dan bahasa itu mengalir deras begitu saja dari mulut kita.

Bahkan menurut sebuah study wanita mengeluarkan 13.000 hingga 20.000 kata-kata setiap harinya. Sementara pria mengeluarkan kata-kata sekitar 6.000 sampai 10.000 dalam sehari.

Bisa dibilang, kata-kata sudah jadi bagian hidup kita.

Bahkan kita bisa mengetahui kejiwaan seseorang hanya dengan memperhatikan pilihan kata-katanya.

Namun ternyata bukan cuma itu.

Artikel kali ini coba menguak, apa dan sampai di mana saja pengaruh kata-kata dalam membentuk hidup kita secara keseluruhan.

Langsung saja berikut ulasannya…

Bagaimana Kata-Kata Mempengaruhi Molekul Tubuh Kita

Kamu mungkin sudah pernah dengar tentang penelitian yang dilakukan oleh Dr. Masaru Emoto tentang air.

Bagi yang belum tau, Ia adalah seorang ilmuwan dan peneliti dari Hado Institute Jepang. Yang meneliti tentang bagaimana reaksi air terhadap kata-kata yang dibacakan padanya.

Tapi, selain air ia juga menggunakan media Nasi sebagai objek penelitian.

Dalam penelitian tersebut, nasi yang sama dibagi ke dalam 3 wadah yang berbeda.

Kemudian pada nasi pertama, diberi tulisan positif. Seperti, “Kamu baik, I love You, terima kasih,” dan lain sebagainya.

Nasi kedua diberi tulisan yang negatif. Semisal, “Kamu busuk, jahat, aku benci kamu.”

Sementara nasi ketiga dibiarkan saja tanpa tulisan apa-apa.

Setiap hari, nasi-nasi itu dibacakan kata-kata yang tertulis di masing-masing wadahnya. Apa yang terjadi kemudian sangat mengejutkan…

Pada hari ke 27, nasi pertama―yang diberi tulisan kata-kata positif―menjadi tidak basi. Ia hanya berjamur, tapi jamurnya bukan yang bau, melainkan jamur ragi yang wangi.

Nasi kedua, secara mengejutkan menjadi basi, menghitam dan busuk lebih cepat.

Sementara nasi ketiga, nampak berkerak kehitaman alami.

Kekuatan Kata-Kata: Ternyata Menentukan 90% Hidup Kita! 1

Akhirnya Dr. Emoto mengambil kesimpulan bahwa, memang kata-kata memiliki dampak kekuatan yang mempengaruhi kondisi seseorang dan sesuatu.

Baca juga: 50 Quotes Inspiratif Meningkatkan Kepercayaan Diri

Hal yang sama juga terjadi pada air.

Dalam bukunya The True Power of Water, ia menunjukkan bahwa air yang selalu dibacakan kalimat-kalimat positif membentuk Kristal persegi enam yang sangat indah.

Sementara jika kata-kata yang diucapkan adalah negatif, air tersebut kristalnya menjadi rusak dan tak beraturan.

(Sementara menurut Dr. Emoto sendiri, Kristal air terbaik adalah air zam-zam dari Mekah, di mana bentuknya sempurna menyerupai berlian.)

Sekarang bagaimana dengan Manusia?

Bukankah 90% tubuh kita adalah air? Jadi kita bisa tebak sendiri bagaimana pengaruh kekuatan kata-kata positif terhadap tubuh kita.

Bagaimana Kekuatan Kata-Kata Membentuk Kepribadian Kita

Dalam ilmu Antropologi, ada satu cabang ilmu yang disebut “labelling theory” atau “teori menandai.

Teori ini mengatakan bahwa identitas dan kepribadian seseorang ternyata ditentukan oleh kata apa yang dominan dilabelkan kepadanya.

Sebagai contoh, jika seseorang sering dipanggil “si jahat” atau “si pemalu” pada akhirnya benar-benar akan menjadi seperti itu.

Begitupun halnya jika seseorang sering diberitahukan hal-hal positif, pada akhirnya ia akan menjadi benar-benar positif dalam hidupnya.

(Kebetulan Labelling Theory ini juga saya bahas pada buku “The Power of Pretending”).

Namun kebanyakan dari kita tidak paham akan hal tersebut. Kita seenaknya saja mengatakan kata-kata negatif kepada anak-anak kita.

Contoh kita menghardik anak-anak: “Kamu kok penakut?

Harapan kita dengan mengatakan begitu, anak-anak akan sadar, dan akhirnya menjadi lebih berani.

Jangan harap!

Justru ia akan semakin percaya bahwa dirinya adalah penakut.

Sehingga ia menjadi benar-benar penakut.

Apalagi jika yang mengatakannya adalah orang yang dianggap role model. Seperti orang tua atau guru.

Sejatinya anak-anak itu adalah manusia-manusia paling pemberani.

Mereka tidak takut apa-apa, sebab tidak ada konsep takut dalam otaknya. Hanya saja kitalah orang tua yang kerap kali menjejalkan konsep takut itu kepadanya.

Misalnya kita katakan, “Kalau kamu tidak tidur siang, nanti digigit hantu loh!” akhirnya, si anak menjadi ketakutan beneran.

Sayangnya, hal semacam ini dibawa sampai dewasa. Ketakutan-ketakutan itu mengendap dan mengakar di dalam diri kita selamanya.

Baca juga: Benarkah Otak Kita Lebih Mudah Terjebak Dalam Kondisi Negatif, Ketimbang Kondisi Positif?

Begitulah pentingnya kata-kata membentuk kepribadian kita. Jadi penting untuk memilih kata-kata yang benar-benar positif yang bisa memberdayakan kehidupan.

Masalahnya setiap hari, lebih sering kita mengucilkan bahkan menghina diri sendiri.

Ketika berdiri di depan cermin, berbagai sumpah serapa lebih gampang mengalir keluar mulut kita daripada pujian-pujian positif.

Kekuatan kata-kata dalam Dunia Bisnis dan kesuksesan Karir

Salah satu faktor penting yang menentukan kesuksesan seseorang adalah hubungannya dengan orang lain.

Baik dengan keluarga, guru, mentor, atasan maupun dengan konsumen.

Dan untuk membangun hubungan yang baik, ternyata dibutuhkan kata-kata yang tepat dalam berkomunikasi.

Andrew Newberg, M.D. dan Mark Robert Waldman, dalam bukunya, “Words Can Change Your Brain“, bilang kalo satu kata punya kekuatan mempengaruhi gen yang mengatur tekanan fisik dan emosional seseorang.

Artinya, apa yang kita katakan pada seseorang akan sangat menentukan bagaimana mereka akan memperlakukan kita.

Para pelaku bisnis dan marketing paham betul tentang ini. Itulah kenapa ilmu copywriting itu penting banget dalam penjualan.

(Copywriting: seni menjual lewat kata-kata)

Joe Vitale, penulis buku Hypnotic Writing menyebutkan, memang ada kata-kata tertentu yang mampu mendorong orang untuk membeli suatu produk.

Baca juga: Panduan Storytelling Dalam Bisnis

Bagaimana Kekuatan Kata-Kata Membentuk Garis Hidup Kita?

“Ucapan adalah doa.” Begitu kata orang-orang.

Hal ini sangat sejalan dengan hukum Law of Attraction (LoA) yang belakangan menjadi begitu digandrungi.

Sama-sama sudah kita pahami, bahwa menurut hukum ini, apapun yang kita pikirkan, itulah yang akan kita kirim ke semesta, dan untuk selanjutnya, oleh semesta akan dikirim balik ke kehidupan kita dalam wujud nyata.

Singkatnya, “Though become thing!” Pikiran menjadi kenyataan.

Jadi dari sini bisa kita simpulkan, Kondisi kita hari ini adalah hasil dari apa yang kita pikirkan kemarin.

Dan apa yang akan terjadi besok, ditentukan oleh apa yang kita pikirkan hari ini.

Kita benar-benar mendapatkan apa yang kita pikirkan.

“Melalui pikiranlah, kita membentuk dunia kita.” Begitu nasehat Sang Buddha.

Sementara di dalam hadist qudsi sendiri, Tuhan pernah berfirman, “Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku.”

Kata-kata yang kita gunakan memiliki kekuatan untuk membentuk hidup kita.

Memilih Kata-Kata Yang Memberdayakan

Sekarang gimana pikiran kita dibentuk?

Menurut Toni Robbins, Motivator No. 1 Se-dunia, kata-kata yang kita gunakan sehari-hari menghasilkan dampak tersendiri pada pikiran kita.

Karena itu, dalam bukunya, “Awaken The Giant Within,” ia mengajarkan untuk mengganti perbendaharaan kata-kata yang kita pake sehari-hari.

Misalnya, ketika kamu mau bilang “saya benci makanan ini,” akan lebih baik kalo kamu mengatakan, “saya lebih suka yang lainnya.”

Dari pada mengatakan, “Aku rapopo!,” akan terasa pengaruhnya jika kita mengatakan, “Saya luar biasa dahsyat!

Rasanya beda kan?

Nah, Begitulah kekuatan kata-kata.

Sebuah kata masing-masing memiliki kesan yang menciptakan gambaran dari pikiran kita.

Dan dari sanalah kehidupan kita dibentuk.

Kesimpulan

Pada akhirnya, begitulah bagaimana kehidupan kita dibentuk dari kata-kata.

Hal yang kerap kali kita pandang remeh dan sepele, ternyata adalah yang paling berdampak membentuk garis kehidupan kita sendiri.

Sekarang pilihannya ada di kamu.

Mau terjebak dalam perangkap kata-kata negatif? Atau memilih untuk gagah dengan kalimat-kalimat positif yang memberdayakan.

Akhirnya, marilah kita pegang teguh kata-kata bijak Konfusius berikut ini: “Tanpa mengenal kuasa kata-kata, mustahil kita mengenal kuasa manusia.”

Jadi, Apa kata-kata kamu? Komen ya!

Berpikir negatif vs berpikir positif

Terbukti! Begini Cara Menghilangkan Pikiran negatif Menurut Sains

Bagaimana cara menghilangkan pikiran negatif? Benarkan orang lebih mudah berpikir negatif daripada berpikir positif?

cara menghilangkan pikiran negatif

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari kerap kali kita harus menghadapi berbagai tantangan.

Tak jarang tantangan-tantangan yang ada itu bisa membuat kita terjebak dalam sembilu negativitas.

Sampai-sampai bikin stress yang tak berkesudahan.

Dulu ketika pertama kali membaca buku-buku motivasi dan inspirasi tentang kesuksesan, dengan seketika semangat dan mentalitas positif seperti tertular ke dalam diri saya.

Saya menjadi begitu positif menjalani kehidupan.

Tapi ketika kegagalan dan kebangkrutan datang memporak-porandakan kehidupan, saya pun menjadi sedih dan terjebak dalam perasaan negatif.

Tidak berdaya dan frustasi.

Namun dalam hati saya selalu membatin, “Ah… semua ini pasti akan berlalu.

Ternyata hingga masalah ini pun berlalu, pikiran saya seperti terjebak dalam kondisi berpikir negatif. Entah mengapa sangat sulit bagi pikiran saya untuk bisa berpikir positif, semangat dan antusiasme seperti dulu lagi?

Apa yang terjadi?

Mengapa kondisi negatif sepertinya lebih mudah mempengaruhi pikiran saya daripada keadaan yang positif?

Hal ini membuat saya bertanya-tanya benarkah demikian? Benarkah pikiran kita lebih mudah terjebak dalam kondisi negatif daripada kondisi positif?

Teka-teki itulah yang akan coba kita kupas habis pada tulisan renyah di sejuknya hari ini. Semoga sedikit banyak kita bisa mengambil pelajaran pun inspirasi darinya.

Baca juga: 50 Quotes Percaya Diri Yang Membakar Semangatmu!

Penelitian Membuktikan…

Sebuah penelitian dilakukan oleh Alison Ledgerwood untuk mencari tahu jawaban pertanyaan tersebut.

Alison Ledgerwood adalah seorang Psikolog Sosial.

Latar belakang hingga akhirnya ia melakukan penelitian tersebut juga karena apa yang terjadi dalam karirnya.

Sebagai seorang psikolog ia banyak membuat paper-paper hasil penelitian. Ketika paper-paper tulisannya diterima, ia menjadi bahagia.

Dan setelah itu kembali normal menjelang makan siang.

Suatu hari ketika papernya ditolak, ia menjadi begitu sedih. Tapi berbeda dengan perasaan positif ketika papernya di terima, perasaan negatif ini bertahan jauh lebih lama lagi.

Perasan sedih itu menggelayuti bahkan sampai berhari-hari.

Bahkan ketika papernya yang lain diterima, perasaan positif itu tidak kunjung bergerak naik.

Pikiran negatif vs pikiran positif

Maka diadakanlah penelitian untuk mencari tahu hal tersebut. Benarkah orang lebih mudah menjadi negatif daripada menjadi positif?

Bersama dengan rekan-rekannya, ia mengumpulkan beberapa responden untuk diuji.

Responden dibagi ke dalam dua grup. Dan masing-masing grup dijelaskan sesuatu yang sama. Yakni tentang sebuah alat medis yang baru. Tapi dengan cara penyampaian yang berbeda.

Grup pertama dijelaskan bahwa alat medis ini memiliki tingkat kesuksesan terhadap kesembuhan pasien sebesar 70%.

Sementara responden di grup kedua dijelaskan bahwa alat medis baru ini memiliki tingkat kegagalan sebesar 30%.

Dan ternyata hasilnya orang-orang di grup pertama menyukai alat medis baru ini. Sementara orang-orang di grup kedua tidak menyukainya.

penelitian tentang pikiran negatif

Tapi kemudian pernyataannya dibalik. Grup pertama dijelaskan lagi bahwa dengan 70% kesuksesan artinya ada tingkat kegagalan sebesar 30%. Maka dengan serta merta mereka menjadi tidak suka dengan alat baru ini.

Pada grup kedua juga dijelaskan hal yang sama. 30% kegagalan berarti ada tingkat kesuksesan sebesar 70%. Dan berbeda dengan responden di grup pertama, orang-orang di grup kedua tidak berubah sama sekali. Mereka tetap tidak menyukai peralatan medis baru ini.

penelitian tentang pikiran negatif dan pikiran positif

Eksperiman Kedua…

Eksperimen kedua kemudian dilakukan kembali.

Dengan pola yang persis sama dengan eksperimen pertama. Responden dibagi ke dalam 2 grup dan dijelaskan tentang suatu hal yang sama tapi dengan cara yang berbeda.

Kini responden diberitahu mengenai kinerja pemerintah dalam menangani pengangguran.

Pada grup pertama orang diberitahu bahwa tahun ini pemerintah berhasil menyediakan lapangan pekerjaan dan berhasil menurunkan tingkat pengangguran sebesar 40%.

Dan orang-orang menyukainya. Mereka berpikir pemerintah telah berhasil.

Baca Juga: Words Power; Bagaimana Kata-Kata Mempengaruhi Hidup Kita

Di grup kedua, disampaikan bahwa tahun ini masih ada 60% pengangguran yang belum dipekerjakan. Dan orang-orang menjadi tidak suka dengan pemerintah.

Pernyataannya kemudian kembali dibalik. Di grup pertama disampaikan bahwa masih ada 60% pengangguran yang belum dipekerjakan.

Dan orang-orang lagi-lagi menjadi tidak suka.

Di grup kedua ini, juga disampaikan bahwa setidaknya pemerintah berhasil mengurangi tingkat pengangguran sebesar 40%.

Tapi tidak ada bedanya dengan percobaan pertama, orang-orang pun tetap tidak suka dengan pemerintah.

Dari dua hasil eksperimen ini menunjukkan bahwa nampaknya memang benar pikiran kita lebih mudah terjebak dalam situasi negatif ketimbang situasi positif.

Orang-orang lebih mudah memandang gelas sebagai setengah kosong, daripada memandangnya sebagai setengah penuh.

Eksperimen ketiga…

Maka dilakukanlah eksperimen ketiga.

Kali ini, eksperimen itu ditujukan untuk mencari tahu seberapa mudah orang merubah pikiran negatif ke positif. Begitupun sebaliknya.

Kembali responden dibagi ke dalam dua grup.

Dan diberitahu mengenai tingkat kesuksesan sebuah operasi penyakit kanker.

Grup pertama diberi pertanyaan sederhana.

Jika 600 orang penderita kanker, dan 100 orang dapat diselamatkan nyawanya melalui operasi, maka berapa orang yang akan meninggal?

Artinya orang-orang ini akan berpikir dari kondisi positif ke kondisi negatif. Dari yang diselamatkan ke yang meninggal.

Di grup kedua pertanyaanya dibalik, jika dari 600 orang itu meninggal 100 orang. Maka berapa orang yang akan berhasil diselamatkan?

Artinya disini, orang berpikir dari kondisi negatif ke positif. Dari orang yang meninggal kepada orang yang diselamatkan.

Jawaban kedua pertanyaan itu sama. Yakni 600 – 100 = 500. Tapi ternyata waktu yang dibutuhkan oleh kedua grup berbeda.

penelitian pikiran

Orang-orang di grup pertama, yang berpikir dari kondisi positif ke kondisi negatif, butuh waktu sekitar 7 detik untuk menjawab.

Sementara orang di grup kedua, yang bergerak dari kondisi negatif menjadi positif, butuh waktu sekitar 11 detik.

Ini menunjukkan bahwa begitu kita memikirkan sesuatu sebagai kondisi negatif, cara berpikir semacam itu akan merasuk di benak kita dalam waktu yang lama. Sampai kita berusaha sekuat tenaga untuk mengubahnya.Kata Alison.

Pertumbuhan Ekonomi Vs. Kepercayaan Konsumen

Sementara itu, berikut grafik pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kepercayaan konsumen dari tahun 2007 sampai tahun 2010.

grafik pertumbuhan ekonomi

Ketika pertumbuhan ekonomi terjun bebas ke bawah, kepercayaan konsumen pun menurun drastis.

Tapi ketika kondisi ekonomi sudah kembali pulih, kepercayaan konsumen tidak kunjung memantul ke atas mengikuti grafiknya.

Justru kepercayaan konsumen seperti terjebak di level yang rendah.

Semua ini sekali lagi bukti bahwa pikiran kita lebih mudah menangkap kondisi negatif ketimbang kondisi positif.

Sangat mudah untuk beralih dari kondisi positif ke kondisi negatif.

Tapi untuk bisa bangkit dari kondisi negatif ke kondisi positif, dibutuhkan tenaga dan usaha yang tidak sedikit.

Kita harus bersaha lebih kuat agar bisa melihat sesuatu dengan cara yang positif.

Namun meski begitu, bukan mustahil untuk menjadi orang yang berpikir positif.

Kita bisa melatih pikiran kita untuk terbiasa melihat gelas sebagai setengah penuh. Bukan setengah kosong.

Cara Menghilangkan Pikiran negatif

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk itu.

Salah satunya yang paling efektif, menurut para pakar adalah dengan bersyukur.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan menulis hal-hal positif yang terjadi dalam hidup kita setiap harinya, bisa secara dramatis mempengaruhi hidup kita.

“Bersyukur adalah emosi manusia yang paling sehat.” Demikian kata motivator ternama Zig Ziglar.

Orang-orang yang punya kebiasaan bersyukur di pagi hari, menurut hasil riset, cenderung lebih kuat dan tangguh dalam menjalani tantangan demi tantangan kehidupan.

Baca juga: Terungkap! Ini 7 Rahasia Kedahsyatan Bangun Pagi

So, gimana menurut kamu? Udah siap menulis hal-hal positif dalam hidup? Tulis di komen ya!

Kesimpulan

Demikian tulisan renyah dan bergizi kali ini. Mudah-mudahan bisa menyuntikkan wawasan sekaligus semangat baru buat kamu.

Bahwa kita senantiasa menggodok kebiasaan bersyukur dan berpikir positif dalam hidup ini. Sehingga kita semua bisa hidup dengan lebih positif, sehat dan powerful.

edward rhidwan

“Berpikir positif dalam hidup memang sulit. Tapi lebih sulit hidup tanpa berpikir positif.”

— Edward Rhidwan

Jangan lupa masukkan email anda di kolom berlangganan di samping, agar memastikan anda tidak ketinggalan artikel bergizi selanjutnya