buku pengembangan diri terbaik

Membaca buku pengembangan diri sangat penting untuk kamu bisa meraih dan menjalani kehidupan terbaik.

Sebab sebuah petuah mengatakan, kalau ingin mengetahui hidup seseorang lihatlah dari buku-buku yang ia baca. Yups, benar sekali! Salah satu cara yang paling ampuh untuk mengembangkan diri adalah dengan membaca buku.

Buku gudangnya pengetahuan. Pengetahuan adalah kekuatan.

Pengetahuan juga adalah bahan mentah untuk pikiran. Perlu dipahami bahwa pikiran layaknya mesin. Mesin pengelola ide dan gagasan. Informasi yang kita input ke dalamnya akan diolah menjadi ide dan gagasan-gagasan yang digunakan untuk menjalani hidup.

Dengan segala lika-likunya.

Karena itu penting untuk mengkomsumsi bahan-bahan bacaan yang bergizi. Dari sekian banyak buku pengembangan diri terbaik yang ada saat ini, beberapa yang benar-benar berkualitas masih eksis sampai sekarang meski umurnya bahkan sudah mencapai ratusan tahun.

Buku-buku tersebut terbukti telah mensupply gizi positif bagi banyak orang sukses di seluruh dunia. Menginspirasi dan memotivasi jutaan insan untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih sehat. Untuk itu pulalah, daftar buku-buku tersebut layak kita cari tahu bersama.

Nah, pada pembahasan kali ini, kita bakal menguak 10 buku pengembangan diri terbaik dan ter-“lezat” sepanjang masa. Yang―jika dibaca dan dipraktekin―bakal mengubah hidup kita menjadi lebih Amazing.

Anda sudah siap? Jika sudah, langsung saja, inilah 10 buku pengembangan diri terbaik versi saya:

1. Awaken The Giant Within – Anthony Robbins

Awaken The Giant Within

Buku setebal 654 halaman ini menyuguhkan segudang kiat ampuh dalam menjalani kehidupan mengagumkan.

Konsen utamanya adalah bagaimana membangunkan raksasa yang tidur pulas di dalam diri kita masing-masing. Sekali ia bangun, maka tidak lagi ada rintangan yang bisa menghambat kita untuk mencapai apapun yang diinginkan dalam hidup ini.

Terbukti, sejak pertama kali diterbitkan tahun 1992 silam, buku ini selalu saja duduk manis di posisi best seller di toko-toko buku di seluruh dunia. Tercatat hingga hari ini, penjualannya telah mencapai lebih dari 20 juta copy.

2. Think and Grow Rich – Napoleon Hill

Think & grow rich

Nenek moyangnya semua buku motivasi, kesuksesan dan pengembangan diri. Itulah status yang dipegang buku sukses yang satu ini. Bahkan Tony Robbins pun terinspirasinya ya… dari buku ini juga.

Think and Grow Rich ditulis oleh Napoleon Hill pada tahun 1937 silam―setelah ia mewawancarai lebih dari 250 tokoh paling sukses se-Amerika tempo itu. Tokoh-tokoh sekelas Andrew Carnegie, Henry Ford, Thomas Edison, John D. Rockefeller, Presiden Theodore Roosevelt, John Wanamaker, Alexander Bell dan bejibun tokoh lainnya. Dan semua “jimat” kesuksesan mereka dituangkan dalam buku ini.

Inilah mengapa buku ini menjadi salah satu buku pengembangan diri terbaik sepanjang masa.

Jadi kalau anda juga ingin tahu, wajib rasanya buku ini untuk dilahap.

3. The 7 Habit of Highly Effective People – Stephen Covey

The 7 Habit of Highly Effective People

Stephen Covey adalah seorang professor ternama dari Utah State University. Ia juga adalah seorang pengajar, motivator, pebisnis dan penulis ternama.

Bukunya yang paling berpengaruh ya itu… The 7 Habit of Highly Effective People. Dalam buku tersebut Covey membeberkan 7 kebiasaan paling sakral yang dimiliki orang-orang paling efektif seantero planet bumi.

Aristoteles pernah memberi wejangan, “Manusia adalah hasil dari tindakannya yang berulang-ulang.” Itulahlah dahsyatnya kebiasaan. Melalui kebiasaanlah nasib dan kehidupan kita dibentuk. Jadi bisa dibayangkan bagaimana pentingnya buku ini untuk meraih kesuksesan. 

Nggak heran, sejak dicetak tahun 1989, sudah terjual hingga 15 juta copy dan diterjemahkan ke dalam 38 bahasa. Muantaaap!!!

4. The Magic of Thinking Big – David J. Schwartz

the magic of thinking big

Buku ini punya kesan tersendiri bagi saya. Inilah buku kesuksesan pertama yang membuka pikiran saya seputar kesuksesan. 

Dr. Schwartz sangat jeli menyuguhkan ide-ide luar biasa seputar kekuatan pikiran. Bahwa hidup kita selalu bergantung pada pikiran kita. Bahwa keyakinan adalah kunci segala pencapaian dan keberhasilan. Bahwa ada mujizat di dalam berpikir besar.

Membaca buku ini, anda seperti dibawa ke alam nirwana di mana tidak ada batasan atas apa yang bisa anda capai. Two Thumbs up for this amazing book!

5. How to Win Friends and Influence People – Dale Carnegie

how to win friends & influence people

Buku klasik seputar hubungan manusia ini juga tak kalah bergizinya. Sejak diterbitkan pertama kali tahun 1936 buku ini sudah terjual tak kurang dari 15 juta copy di seluruh dunia, diterjemahkan ke dalam lebih dari 40 bahasa, dan selalu nangkring di deretan buku-buku best seller di seantero toko buku yang ada.

Dengan cemerlang, buku ini menyajikan kiat-kiat “mematikan” tentang bagaiman kita menang membangun hubungan dengan orang lain tanpa harus membuat orang lain menjadi kalah. Justru prinsip-prinsip dalam buku ini bisa membuat kita menjadi manusia yang paling digemari di manapun kita berada.

Baca buku ini untuk kesuksesan relationship anda! Trust me, it works!

6. The Power of Positive Thinking – Norman Vincent Peale

the power of positive thinking

Seangkatan dengan dua buku pengembangan diri sebelumnya, yakni Think and Grow Rich dan How to Win Friend and Influence People, buku ini juga merupakan buku klasik yang sangat berpengaruh di se-antero jagad.

Yang unik, ketika pertama kali ditulis oleh Norman Vincent Peale, buku ini sempat ditolak penerbit sampai belasan kali. Kesal, Peale membuang naskahnya ke tong sampah. “Jangan pernah kau menyentuh naskah itu lagi!” Kata Peale mewanti-wanti istrinya. Ruth mematuhi perintah sang suami. Ia memungut buku itu bersama tong sampahnya. Tanpa menyentuh bukunya. Ia membawa tong sampah itu ke sebuah penerbit lokal. Penerbit itu akhirnya yang mengambil bukunya dari tong sampah. Dan akhirnya, hingga hari ini, buku itu telah terjual 20 juta copy di dalam 42 bahasa.

Inti buku ini satu. Dahsyatnya berpikir positif. “Ubah pikiranmu, maka kau akan mengubah duniamu.” Begitu salah satu wejangan utama dari buku ini.

7. The Science of Getting Rich – Wallace D. Wattles

The Science of getting rich

Apakah anda pernah mendengar booming buku The Secret belakangan ini? Pasti pernah, jika anda kerap ke toko buku.

Ceritanya, ketika lagi galau karena baru pisah dari suaminya, Rhonda Byrne penulis The Secret, dihadiahkan sebuah buku oleh anaknya. Buku itu yang pada akhirnya membuat Rondha bisa move-on dan mengubah hidupnya. Buku itu adalah The Science of Getting Rich.

The Science of Getting Rich adalah sebuah buku klasik yang pertama kali diterbitkan tahun 1910. Memang tidak se-booming Think and Grow Rich, tapi dagingnya tak kalah lezat bergizi. Isinya bercerita tentang kekuatan pikiran dalam menciptakan kondisi kehidupan seseorang. Tentang bagaimana trik meraih keberlimpahan dengan menggunakan kekuatan pikiran.

Jika anda ingin tahu rahasianya, silahkan baca sendiri bukunya! Dijamin nggak nyesel! Kalau saya ceritakan, kepanjangan guys.

8. As A Man Thinketh – James Allen

As A Man Thinketh

James Allen adalah salah satu penulis dan pengarang motivasi pertama dalam sejarah. Lahir di Leicester, Inggris, tahun 1864, ia telah menginspirasi banyak penulis dan motivator setelahnya. 

As A Man Thinketh, buku kedua yang ditulisnya, menjadi sangat booming sejak diterbitkan pertama kali tahun 1903. Dan hingga kini masih relevan dan sakti.

“Cantik.” Itulah kata yang bisa saya gunakan untuk mendeskripsikan isi buku ini. Dengan gaya penulisan khas penyair klasik, Allen menyuguhkan karya agung yang menyejukkan hati sekaligus membakar semangat. Ia selalu mengatakan, untuk mengubah kondisi luar selalu dimulai dengan mengubah kondisi dari dalam.

9. Outliers; The Story of Success – Malcolm Gladwell

Outliers; The Story of Success

Meski lahir paling bontot, tahun 2008, buku Malcolm Gladwell ini terbukti memberikan terobosan baru dalam dunia kesuksesan. Sebuah gebrakan. Membuka mata kita tentang bagaimana sejatinya kesuksesan terjadi. Ia menulis, “Di dalam Outliers, tidak ada namanya orang sukses muncul dari kondisi nothing. Kita semua sedikit banyak berhutang budi pada warisan budaya serta kesempatan-kesempatan yang datang dari luar diri kita.

Menurut Gladwell, kesuksesan bukan semata hasil dari kerja keras seorang manusia, melainkan akumulasi dari berbagai faktor, terutama faktor kesempatan, faktor budaya, faktor keberuntungan dan lain-lain. Sehingga tidak ada yang namanya “Self-made man” menurut Gladdwell.

Banyak orang tersentak, adapula yang terhenyak, menyaksikan cerita demi cerita yang dirangkai Gladwell dalam buku ini. Kita akan bergumam, “Oh ternyata begitu ya sukses itu!” Memang banyak hal yang tak biasa disajikan di dalamnya.

Salah satu yang terkenal dari buku ini adalah apa yang disebut dengan hukum 10.000 jam. Artinya menurut Gladwell, untuk sukses di suatu bidang dibutuhkan waktu paling sedikit 10.000 jam terbang di sana. Waktu itu bukan saja buuaanyaakkk. Tapi juga unik. Kenapa unik? Silahkan baca dan temukan sendiri jawabannya!

10. Rich Dad Poor Dad – Robert Kiyosaki

Rich Dad Poor Dad

Mengangkat tema seputar bagaimana mindset kita dalam memandang uang dan kekayaan, buku ini digandrungi, dibaca dan dipelajari oleh orang-orang sukses se-dunia. Banyak universitas papan atas yang menjadikannya sebagai bacaan wajib bagi mahasiswanya. Penulisnya, Robert Kiyosaki pun dinobatkan sebagai Guru of the Rich. Gurunya para orang kaya.

Dengan gamblang buku ini mendedahkan perbedaan orang-orang kaya dan orang miskin dalam memandang kekayaan. Apa yang mereka lakukan yang pada akhirnya membuat mereka berbeda dalam hal pencapaian. Mengapa orang kaya makin kaya, orang miskin jadi makin susah. Semua jawabannya terhidang apik di buku tersebut. Singkat saja, kesan saya, buku ini highly recommended!


Itulah list 10 buku pengembangan diri terbaik sepanjang masa yang bisa mengubah hidup anda versi blog ini. Nah, di antara 10 buku di atas adakah yang juga merupakan favorit anda? Atau anda justru punya referensi lain yang bisa anda bagikan kepada kita semua? Jangan ragu, tulis di komentar ya… 🙂

author image

Tentang Edward Rhidwan

Blogger & content writer. Menulis seputar bisnis, marketing, personal growth, konten marketing, career dan hal-hal menarik lainnya. Suka ke warung kopi. Tapi tak begitu suka kopi.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Review Buku Nadiem Makarim
Kata-kata-bijak-tentang-kepercayaan-diri
Berpikir negatif vs berpikir positif
toxic positivity

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!