perpustakaan unsyiah

Mendengar kata “perpustakaan”, apa yang terlintas di benak kamu pertama kali?

Jika seperti kebanyakan orang, maka kesan kaku, ketinggalan jaman, kudet pasti akan berkelebatan. Ya, memang tak bisa dipungkiri, image perpustakaan seperti rumah tua yang sudah ketinggalan jaman, melekat di benak kita-kita.

Terutama bagi anak-anak muda millenial, perpustakaan laksana tempat untuk orang-orang yang antisosial dan gak punya teman.

Padahal sejatinya, dibalik semua image negatif itu. Perpustakaan menyimpan segudang potensi untuk merengkuh prestasi membanggakan dan masa depan yang gemintang.

Tak terbatas hanya sebagai tumpukan buku-buku tebal dan sulit dipahami, jika dikelola dengan baik, perpustakaan pada kenyataannya mampu menyuguhkan pengalaman menyenangkan bagi siapapun. Termasuk para millenial yang suka eksis dan terhubung satu sama lain.

Seperti yang dilakukan oleh UPT. Perpustakaan Unsyiah Banda Aceh. Jauh dari kesan “kutu buku,” perpustakaan satu ini berhasil menggaet minat anak-anak muda, baik mahasiswa maupun masyarakat umum.

Terbukti dengan meningkatkan jumlah kunjungan di perpustakaan ini setiap harinya. Beragam acara dan kegiatan menyenangkan nan mendidik pun selalu mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan.

Dengan pengelolaan perpustakaan yang kreatif dan kekinian, perpustakaan Unsyiah telah membawa perpustakaan to the next level. Tak ada lagi kesan membosankan, kaku dan garing. Yang ada, perpustakaan menjadi tempat untuk menggali informasi, membentangkan cakrawala, menyalurkan bakat dan talenta serta terhubung dengan orang lain dan dunia luar.

Library has become a place to educate, captivate and connect.

Penasaran, seperti apa sih kerennya perpustakaan Universitas Syiah Kuala ini? Yuk simak artikel ini sampai tuntas ya!

Lebih Dekat Dengan UPT. Perpustakaan Unsyiah

Meski lokasinya, jauh di pojok paling barat Indonesia sana, mari kita mengenal perpustakaan Unsyiah lebih dekat. Sebab, bukankah “tak kenal maka tak sayang,” kata perawi?

Sekilas Mengenai Perpustakaan Unsyiah

Unsyiah (Universitas Syiah Kuala), adalah perguruan tinggi negeri tertua di Aceh. Berdiri pada tanggal 2 September 1961 dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 11 tahun 1961, tanggal 21 Juli 1961.

Adapun UPT. Perpustakaan Unsyiah pertama kali didirikan pada tahun 1970. Pada mulanya hanya menggunakan gedung milik fakultas Ekonomi, hingga akhirnya memiliki gedung sendiri.

Pada april 1994, melalui Surat Keputusan Rektor No. 060 tahun 1994, UPT perpustakaan Unsyiah resmi menaungi dan menyatukan seluruh perpustakaan yang ada di lingkungan Universitas Syiah Kuala.

Struktur Organisasi

Sejak berdiri pertama kali, perpustakaan Unsyiah terus mengalami perkembangan. Dengan pengelolaan yang kreatif dan inovatif, Unsyiah berhasil mengubah wajah perpustakaan menjadi begitu menyenangkan.

Ini sejalan dengan visi misi perpustakaan, dalam menginspirasi dan memotivasi pemustaka melalui inovasi dan kreativitas.

Fasilitas yang Lengkap dan Jam Layanan yang Panjang

Berbeda dengan perpustakaan pada umumnya, Perpustakaan Unsyiah buka sampai larut. Ini tentu sangat memudahkan mahasiswa dan masyarakat yang ingin berkunjung untuk belajar atau menggali inspirasi malam-malam.

Atau sekedar refreshing dengan akses internet, pun bisa.

Fasilitas yang tersedia di perpustakaan ini memang terbilang lengkap. Mulai dari koleksi buku, internet, ruangan meeting, ruangan baca yang nyaman dan full AC, ruang multimedia hingga ruangan seminar yang lengkap dengan proyektor, whiteboard dan berbagai perlengkapan lainnya.

Fasilitas perpustakaan unsyiah

Layanan dan Berbagai Kegiatan yang Asyik nan Mendidik

Sementara banyak perpustakaan lain di luar sana hiatus, lantaran tak ada aktivitas apa-apa sama sekali, Perpustakaan Unsyiah hidup dan berbinar-binar dengan beragam kegiatan positif yang kerap diselenggarakan.

Di perpustakaan Unsyiah beragam acara dan kegiatan positif dengan mudah bisa kamu jumpai. Bukan cuma acara seperti duduk-duduk seminar yang membosankan itu, acara-acara yang asyik dan kekinian pun ada. Seperti misalnya acara Relax & Easy, semacam acara pertunjukan live music dan akustik-an yang menampilkan talent-talent kece.

Atau buat kamu yang suka nonton film, juga tak ketinggalan acara Islamic Movie Show, sebuah kegiatan nonton film bertema tokoh-tokoh islam yang mendidik dan mencerahkan.

Salah satu acara lain yang juga rutin dilaksanakan adalah Unsyiah Library Fiesta (ULF). Ini adalah rangkaian berbagai kegiatan positif seperti lomba menulis puisi, lomba baca puisi, lomba book shelving, lomba debat, dan termasuk di dalamnya lomba blog.

Unsyiah Library Fiesta

Adapun artikel kali ini, kita akan fokus membahas banyak hal tentang Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2020 ini.

Pemilihan Duta Baca, Ajang Menumbuhkan Minat Baca Millenial

Selain berbagai kegiatan itu, hal lain yang juga menarik dari Universitas Syiah Kuala adalah adanya pemilihan Duta Baca Setiap tahunnya.

Pemilihan duta baca ini, salah satunya dimaksudkan untuk menarik minat anak-anak muda dalam meningkatkan minat baca.

Sebagaimana kita pahami bersama, angka minat baca di Indonesia masih sangat rendah. Para duta baca nantinya akan berperan dalam mengajak dan mempengaruhi anak-anak muda untuk membaca dan berkunjung ke perpustakaan.

Ruangan Perpustakaan Nyaman, Bikin Antusiasme Pemustaka Melonjak

Dengan semua fasilitas, kegiatan dan layanan sepenuh hati ini, tak heran jika antusiasme pengunjung perpustakaan Unsyiah selalu ramai.

ramai pengunjung

Selain berbagai acara offline, Perpustakaan Unsyiah juga tak alpa memberdayakan teknologi digital dalam menjangkau lebih banyak orang. Berbagai resource bisa di akses dan diunduh secara digital melalui website resmi perpustakaan unsyiah. Seperti jurnal, majalah, thesis dan lain sebagainya.

Semua ini pada akirnya membawa nama Unsyiah semakin di kenal bukan hanya di Aceh atau sumatera, tetapi di seluruh Indonesia bahkan dunia.

Buktinya, saya dari makassar, bisa tahu dengan universitas ini. Pada akhirnya anda juga kan?

Unsyiah Library Fiesta (ULF) 2020, bikin perpustakaan jadi wadah to educate, captivate dan connect.

Seperti yang kita singgung sebelumnya, Perpustakaan Unsyah secara rutin mengadakan kegiatan Unsyiah Library Fiesta . Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini pun beragam kegiatan mengisi ULF 2020.

Berbagai kegiatan ini ditujukan untuk menggali dan menyalurkan bakat-bakat terpendam dalam diri pemustaka. Jadi alih-alih hanya sebagai proses pinjam meminjam buku, perpustakaan kini jadi ajang untuk menyalurkan bakat dan meraih prestasi.

Unsyiah Library Fiesta 2020

Beberapa kegiatan yang diadakan seperti:

  1. Lomba Akustik: bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam bermusik, terutama bidang akustik.
  2. Lomba Blog: memberdayakan blogger-blogger dari seluruh indonesia, untuk turus serta mengkampanyekan peran penting perpustakaan.
  3. Lomba Cipta Puisi: mengusung tema “Literasi di Era Millenial,” lomba cipta puisi ini bertujuan untuk meningkatkan lagi kreativitas pemuda Indonesia di bidang sastra yang sedikit demi sedikit menghilang dari muka bumi.
  4. Lomba Baca Puisi: lomba ini juga sebagai wadah menyalurkan bakat seni dan sastra para siswa dan mahasiswa.
  5. Lomba Shelving buku: Shelvhing adalah kegiatan menyusun dan merapikan buku-buku ke dalam rak berdasarkan nomor dan kategorinya. Selain butuh skill organizing dan ketelitian tinggi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan semangat para pustakawan yang ada di UPT. Perpustakaan Unsyiah.
  6. Lomba Debat Bahasa Indonesia: Lomba ini akan mengasah skill komunikasi, critical thinking, dan kemampuan analisa. Debat pun dinilai efektif untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Tak heran, ULF tahun ini mengusung tema to Educate, Captivate & Connect, sebab nampaknya beragam kegiatan dan kreatifitas ini berhasilan membuat perpustakaan Unsyiah menjadi wadah untuk belajar, menggali informasi, menyalurkan bakat, dan terhubung satu sama lain.

Mengukir Prestasi, Menoreh Masa Depan Gemilang Melalui Perpustakaan

Pada akhirnya saya teringat akan sebuah quotes,

“Library are more than just a store of books & knowledge. They are the place to shape the world.”

Unknown

Ya, perpustakaan bukan sekedar tempat buku-buku itu ditumpuk. Tetapi wadah untuk membentuk masa depan dan dunia.

Dengan berbagai kearifannya, perpustakaan memberikan segudang senjata untuk meraih berbagai prestasi membanggakan. Sebagaimana kata Albert Einstein, “Satu-satunya tempat yang wajib kamu hapal adalah lokasi perpustakaan.

UPT. Perpustakaan Unsyiah telah berhasil membuktikan hal itu. Ingin berkunjung ke perpustakaan? Pastikan Perpustakaan Unsyiah ada di daftar kamu.

***

Disclaimer: Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog ULF 2020, dengan tema Educate, Captivate & Connect. Sumber gambar dari website library.unsyiah.ac.id, desain dan ilustrasi oleh penulis.

Sumber referensi:

http://library.unsyiah.ac.id/
https://www.unsyiah.ac.id/
https://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Syiah_Kuala

Author

Blogger & content writer. Menulis seputar bisnis, marketing, personal growth, konten marketing, career dan hal-hal menarik lainnya. Suka ke warung kopi. Tapi tak begitu suka kopi.

Write A Comment

error: Content is protected !!